in

3 Tips Investasi Reksa Dana Dengan Modal 100 Ribu

Investasi merupakan salah satu cara yang banyak di lakukan orang untuk menjaga keseimbangan finansial khususnya di hari tua. Bagi mereka yang memiiki modal yang cukup, umumnya akan memulai investasinya sejak dini. Bukan hanya oleh pengusaha, sebenarnya investasi juga bisa di lakukan oleh siapa saja bahkan hanya dengan bermodalkan uang Rp.100.000,-.

Sebenarnya, investasi bukanlah hal yang sulit untuk di jalankan. Asalkan kita mengerti seluk – beluk dan tahapan – tahapannya. Selain itu, dalam berinvestasi kita juga perlu mengerti dalam melakukan prediksi harga di pasar dan memanfaatkannya untuk mendapat keuntungan yang lebih banyak.

Investasi jangka panjang memang membutuhkan modal yang cukup besar. Namun, bagi anda yang ingin mencoba berinvestasi sejak dini, tidak ada salahnya jika mencoba investasi reksa dana dengan hanya bermodalkan uang sebesar Rp.100.000,-. Meskipun hasil yang di dapatkan tidak akan sebesar yang anda kira, namun investasi reksa dana ini bisa anda lakukan sebagai cara untuk mempelajari dunia investasi yang akan anda geluti nantinya.

Investasi Reksa Dana

Tips Investasi Reksa Dana Dengan Modal 100 Ribu

Jenis investasi reksa dana yang kita gunakan kali ini adalah reksa dana saham. Sama seperti jenis investasi saham lainnya, investasi reksa dana saham juga memiliki resiko yang cukup tinggi. Jika di bandingkan investasi reksa dana deposito atau obligasi, investasi reksa dana saham ini merupakan investasi dengan tingkat resiko yang paling tinggi.

Meskipun memiliki tingkat resiko yang tinggi, jumlah pengembalian atau return dari investasi reksa dana saham juga tergolong tinggi. Sehingga anda tidak perlu takut dalam memulai investasi ini. Seperti kata pepatah “ High Risk, High Return “. Semakin tinggi resiko dari investasi yang anda jalani, maka semakin tinggi pula keuntungan yang akan anda dapatkan nantinya.

Dalam memulai investasi reksa dana saham, kita tidak perlu membutuhkan modal yang besar. Karena memiliki resiko yang besar, sebaiknya kita memulai investasi ini dengan modal yang kecil terlebih dahulu. Bukan untuk mengumpulkan keuntungan, investasi yang kita mulai kali ini adalah untuk mempelajari dunia investasi reksa dana saham. jika dirasa sudah mengerti dan memiliki keyakinan untuk menanam modal yang lebih besar, barulah kita bisa memulai investasi yang sebenarnya.

Baca Juga: Cara Memulai Investasi Reksadana Untuk Pemula

Tips Investasi Reksa Dana Dengan Modal 100 Ribu

Tips Investasi Reksa Dana Dengan Modal 100 Ribu

Bagi anda yang ingin memulai investasi reksa dana saham dengan modal RP.100.000, berikut ini adalah langkah – langkah yang perlu anda lakukan.

1. Pilih Manajer Investasi

Salah satu keuntungan yang anda dapatkan dari investasi reksa dana adalah anda akan di temani oleh Manajer Investasi atau MI. BIsa di bilang anda akan mempercayakan semua modal yang akan anda investasi kan kepada sang Manajer Investasi. Sehingga bagi anda yang masih sangat awam dalam dunia investasi, anda tidak perlu takut akan tertipu atau kebingungan dalam mengeksekusi langkah – langkahnya.

Kita juga bisa mengganti Manajer Investasi jika di rasa Manajer Investasi yang kita pilih memiliki kinerja yang buruk atau kurang cocok dengan kepribadian kita. Sehingga jalannya investasi bisa kita yang tentukan sendiri.

Baca Juga: Cara Investasi Reksadana Paling Mudah dan Menguntungkan

2. Pelajari Cara Kerja Reksa Dana Saham

Meskipun kita memiliki Manajer Investasi, namun ada baiknya jika kita juga ikut mempelajari cara kerja investasi yang kita jalankan. Nantinya, Manajer Investasi juga akan menjelaskan mekanisme dari Investasi reksa dana saham ini.
Dengan bermodalkan uang Rp.100.000, anda perlu mengetahui kapan waktu yang tepat membeli saham, kapan waktu yang tepat menjual saham, bagaimana pergerakan pasar saham dan lain – lain. Sehingga anda tetap bisa mendapatkan keuntungan meskipun dengan modal yang terbilang kecil.

3. Lakukan Simulasi Reksa Dana Saham

Setelah mengetahui mekanisme dan cara kerja dari investasi reksa dana saham, kini yang perlu anda lakukan adalah mensimulasikannya. Perhitungkan semua peluang dan kemungkinan yang akan terjadi.

Baca Juga: Sistem Kerja Reksadana Syariah dan Kelebihannya

Pada dasarnya, investasi reksa dana saham memiliki prinsip Beli ketika harga turun dan Jual ketika harga naik. Namun, karena harga saham di dalam bursa efek sangat cepat berubah atau fluktuatif, anda perlu melakukan perkiraan kapan harga saham yang anda miliki akan naik dan kapan harga saham yang ingin anda beli akan turun. Hal ini lah yang kemudian menyebabkan investasi reksa dana saham lebih cocok untuk di jadikan investasi jangka panjang. Setidaknya di perlukan waktu 5 tahun untuk dapat merasakan hasil dari investasi ini.

Written by Zonkeu

Suka mencoba hal baru penuh tantangan yang memaksa otak untuk selalu berfikir keras

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0

Comments

0 comments

Perbedaan Trading Saham dan Investasi Saham

Perbedaan Trading Saham dan Investasi Saham, Calon Investor Harus Tahu

Perbedaan Investasi Saham dan Reksa Dana Saham

Perbedaan Investasi Saham dan Reksa Dana Saham