5 Mata Uang Perkasa dan Stabil dalam Trading Forex

Apakah anda sering lihat ketika sebuah televisi Indonesia menayangkan bahwa rupiah menguat atau melemah?. Seringkali banyak pebisnis atau pelaku ekonomi menilai Rupiah kita sebagai mata uang yang buruk dan juga tidak menguntungkan.

Faktanya masih ada banyak lagi mata uang yang lebih lemah dan buruk dalam dunia trading. Bukan hanya rupiah saja, namun tidak memungkiri juga bahwa banya pebisnis Indonesia jarang menggunakan rupiah melainkan menggunakan uang asing yang perkasa.

Mata Uang Perkasa dan Stabil dalam Trading Forex

Investasi emas
zetizen.com

Pasar valuta asing atau pasar forex sering disebut sebagai permainan baker, dimana beberapa kali dapat menjadi pembeda yang seringkali memberikan efek besar terhadap keuntungan investasi seseorang.

Maka dari itu, memilih yang tepat merupakan pedang yang tepat untuk berperang di tengah saingan investasi ekonomi.

Berikut ini adalah daftar 5 mata uang yang paling sering diperdagangkan dalam forex yang harus Anda tahu. Mungkin informasi ini bisa membantu anda untuk memilih dengan tepat, apa saja ?

1. Mata Uang Saksasa “Dollar”

Dollar adalah mata uang raksasa yang tidak pernah lengser kekuasannya dari berbagai goncangan, pergantian pemerintah, presiden dan sebagainya.

Uang ini dibuat sekitar tahun 1913 oleh Fed yang merupakan bank sentral Amerika Serikat. Diketahui bahwa Bank sentral ini dipimpin oleh seorang ketua dewan dan juga gubernur dimasanya.

Seringkali mata uang yang terkadang disebut greenback ini adalah rumah denominasi dari ekonomi terbesar di dunia. Bukan hanya Amerika Serikat saja yang menjadi rumah dimana dollar bertengger.

Baca Juga:  Konsep Analisa Pasar Forex, Seorang Trader Harus Tahu!

2. Kecil Cabe Rawit “Yen”

Padahal perbedaannya memang tidak jauh dengan rupiah namun Yen tak pernah lengser dari mata uang yang tepat untuk Investasi.

Menurut informasi, Bank of Japan didirikan pada tahun 1882 sebagai bank sentral untuk ekonomi terbesar kedua di dunia. Jika dilihat dari tahun berdirinya sudah tidak aneh jika Yen dan Bank of Japan berhasil menduduki dunia.

Selain itu meskipun kecil namun Yen terkenal akan perekonomian yang stabil di Jepang sehingga menyebabkan dasar menjadi lebih mudah. Namun karena persaingan tinggi menjadikan Yen termasuk yang cukup rumit untuk di jadikan investasi.

3. Mata Uang Bankir “Franch-Swiss”

Swiss terkenal sebagai bank dengan fasilitas dengan keamanan tingkat tinggi yang bahkan tak dimiliki negara besar lain. Mereka berjaya dan tidak terkalahkan dalam hal ini, seperti halnya Bank Nasional Swiss dilihat sebagai badan pemerintahan dengan kepemilikan pribadi dan umum.

Apabila dilihat secara teknis, bank ini adalah perusahaan di bawah aturan khusus dan juga berbeda dari bank yang ada di dunia lainnya.

Keputusan kebijakan moneter diciptakan oleh 3 bank besar yang bertemu setiap 3 bulan Bukan hanya diatur oleh Swiss saja atau Perancis saja.

Euro dan Franc Swiss memiliki hubungan yang menarik. Mirip dengan Euro, Franc Swiss hampir tidak membuat pergerakan selama sesi individual dan ini yang disukai oleh para investor forex kita.

Meskipun namanya tak sering dilambungkan oleh para investor forex layaknya dollar atau yen. Namun franc swiss ini tetap dinantikan oleh banyak investor. Volume frekuensi tinggi untuk uang ini biasanya diadu untuk sesi London (02.00-08.00 EST).

4. Mata Uang Favorit “AUD”

Salah satu yang menawarkan bunga satu tingkat lebih tinggi adalah dollar Autralia, dengan menahan stabilitas harga dan kekuatan ekonomi dengan rencana jangka panjang.

Mengingat Australia merupakan salah satu asuhan negara Inggris, wajar jika Australia bisa berhasil dengan baik untuk mengelola ekonomi.

Hal ini juga dilakukan oleh Bank sentral Selandia Baru juga mempromosikan penargetan inflasi dengan harapan mempertahankan dasar untuk bunga, meskipun daerah atau areanya kecil namun mata uang mereka terpercaya untuk dijadikan investasi.

Dimana keduanya telah menjadi fokus dari Carry Trade karena menawarkan imbal hasil tertinggi. Ini berhubungan dengan komoditas khususnya emas dan perak. Australia sendiri sering dimanfaatkan oleh pebisnis Indonesia untuk trading forex.

Dimana dollar australia lebih terbaca dan mereka yang berbisnis di Australia dan berasal dari Indonesia lebih mudah tahu dan juga membuat strategi yang tepat dengan mereka. Tak heran, mata uang ini menjadi favorit.

5. Pesaing Besar “EUR”

Anda jelas sudah tahu bahwa mata uang Eropa berharga tinggi, layaknya poundsterling yang sampai berbeda lebih dari 15.000 dengan rupiah. EUR merupakan pesaing dollar, dimana mata uang ini sering dijagokan dalam investasi.

Bank Sentral Eropa terletak di Frankurt, Jerman dan ada sekitar 17 negara yang menjadi anggota zona Eropa. Meskipun bisa diketahui bahwa Jerman seringkali menjadi tempat ekonomi khususnya lembaga seperti bank.

Empat ekonomi besar yang terlibat antara lain adalah Bank Sentral Eropa adalah Jerman, Spanyol, Perancis dan Italia. Tidak seperti Fed, ECB bekerja pada prinsip yang lebih mengutamakan stabilitas harga dan juga komitmen untuk kebijakan ekonomi secara umum.

Karena program itulah berakibat pada pengubahan fokus kebijakan ke inflasi konsumen dalam membuat keputusan tingkat suku bunga.

Euro cenderung lebih lambat terhadap USD jika dibandingkan dengan Dollar Australia atau Poundsterling Inggris. Namun banyak investor menyatakan mereka tidak menyesal menggunakan uang ini.

Baca Juga:  Harga Emas Sekarang Menjadi Prospek Investasi Menjanjikan

Beberapa Mata Uang Dengan Performa Terburuk

Mata uang Forex
investasiuntun.com

Selain mata uang raksasa yang selalu menjadi pilihan ada juga sebaliknya yang terburuk dihindari dalam trading forex. Dilansir dari Investopedia.Com, inilah beberapa mata uang dengan performa terburuk 2016 :

1) Venezuela

Seperti yang kita ketahui bahwa negara Venezuela sedang kisruh dan mengalami gejolak pemerintahan. Hal ini berdampak pada banyak hal seperti wisata sepi, ekonomi bergejolak, minyak mulai hancur dan mata uangpun begitu.

Dilansir money.cnn.com bahwa harga 1 dolar Bolivar lebih rendah dari 1 sen USD.  1 USD dapat membeli 5 galon gas di Venezuela dan masyarakat sangat sulit menyesuaikan uang dengan pemasukan.

2) Argentine Peso

Dilansir dari Bloomberg.com, mata uang asing selanjutnya yang sedang memburuk yaitu Argentine Peso. Hal ini dapat terjadi karena pasar memperkirakan Bank Sentral Argentina berusaha mengintervensi dengan tujuan melemahkannya.

Ada juga yang menyatakan bahwa sejak Presiden Mauricio Macri menjabat dan memutuskan untuk melepaskan kendali mata uang dan memasuki sistem floating, Peso telah jatuh sebesar 27% – 30% di 2016 dan tidak bisa dikendalikan hingga tahun ini.

3) Egypt Pound

Siapa sangka mesir negara yang memiliki kekayaan melimpah mengalami keterpurukan dalam investasi. Jika Nigerian Naira sudah ambruk pada Juni tahun lalu. Namun Egypt sedang mengalami masalah yang memungkinkan adanya ketidakpastian atau masalah pada Egypt.

Masih belum jelas penyebab besar mengapa Egypt mengalami kesulitan. Itulah ulasan mata uang besar yang sangat dihindari pada trading forex.

Baca Juga:  Pengelolaan Keuangan Tetap Stabil Meski Punya Hutang

Anda bisa dengan leluasa menghindari dan memilih Mata Uang Perkasa dan Stabil yang tepat untuk bisa menjadi investasi anda dalam dunia trading forex.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *