7 Tips Cara Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi Bagi Mahasiswa

Mengatur Keuangan Pribadi Bagi Mahasiswa – Mahasiswa adalah sekelompok pemuda pemudi yang merupakan generasi penerus bangsa. Menjadi penerus generasi bangsa yang baik adalah generasi bangsa yang cerdas dalam membentuk pola pikir yang sehat dan cerdas. Dan salah satu cara menjadi mahasiswa yang cerdas adalah mengatur pola hidup dengan mengatur keuangan pribadi.

Apalagi mahasiswa yang masih mengharapkan uang dari orang tua, maka kita perlu mengatur sebaik mungkin pengeluaran keuangan pribadi. Dengan mengatur keuangan pribadi, kita sebagai mahasiswa, maka dapat menjadikan diri kita menjadi mahasiswa yang cerdas. Mengatur keuangan pribadi dengan mengatur pengeluaran, maka kita bisa berhemat dan tentunya akan berguna bagi kita pribadi.

Bisa dijadikan modal usaha kecil sebagai mahasiswa, atau bisa dijadikan tabungan untuk pendidikan masa depan nanti. Kali ini kita akan membahas bagaimana mengatur keuangan pribadi bagi seorang mahasiswa yang cerdas.

Mengatur Keuangan Pribadi untuk Mahasiswa Cerdas

Menjadi Mahasiswa Cerdas dengan Mengatur Keuangan Pribadi

Apa salahnya kita berhemat? Dengan berhemat, maka kita memiliki tabungan untuk keperluan nanti. Sehingga kita bisa membahagiakan kedua orang tua kita. Karena kita bisa menjadi generasi yang cerdas dan sukses. Cara mengatur keuangan pribadi bagi mahasiswa cerdas adalah sebagai berikut:

1. Sumber Pemasukan

Menjadi Mahasiswa Cerdas dengan Mengatur Keuangan Pribadi

Sebagai mahasiswa, kita perlu mengetahui sumber pemasukan kita. Okelah, kebanyakan dari kita pemasukan masih berasal dari kedua orang tua kita. Dan itu bisa dianggap sebagai pemasukan. Namun, ada kalanya kita tidak menggantungkan diri kita pada orang tua. Sehingga kita bisa dikenal orang tua kita sebagai anak yang mandiri dan berbakti.

Maka dari itu, kita perlu adanya sumber pemasukan yang lain selain dari orang tua.Kita bisa membuka usaha kecil-kecilan. Bisa menjual barang, menjual makanan, atau yang lainnya. Hal ini sangat perlu sekali bagi kita untuk mengatur keuangan pribadi kita. Jangan malu, kalau kita berjualan di depan teman kita. Karena efek positifnya, kita bisa rasakan di kemudian hari.

2. Menabung

Menjadi Mahasiswa Cerdas dengan Mengatur Keuangan Pribadi

Tentunya, menabung adalah salah satu cara yang cerdas bagi mahasiswa dalam mengatur keuangan pribadi. Contohnya begini, kita dapat uang saku dari orang tua Rp 100.000,- untuk seminggu. Mungkin kita bisa sisihkan setidaknya 10% yaitu Rp 10.000,- per minggunya. Memang sangat kecil, tapi kalau hal ini kita lakukan secara rutin setiap minggu, bayangkan dalam setahun ada 48 minggu. Jadi, dalam setahun, kita punya tabungan sebanyak Rp 480.000,-. Jadi bisa jalan-jalan deh.

Itu masih contoh kecil. Coba misalkan kita menabung 20% nya. Sudah nggak kebayang kan? Jadi, intinya yuk kita menabung dari sekarang, agar tak menyesal di kemudian hari. Apalagi sekarang makin banyak bank-bank yang terbuka untuk mahasiswa dengan bunga dan beberapa keuntungan bagi mahasiswa.

3. Pengeluaran

Menjadi Mahasiswa Cerdas dengan Mengatur Keuangan Pribadi

Kalau tadi kita membahas pemasukan, kini saatnya kita membahas pengeluaran kita. Dengan arti lain, kita harus tahu apa saja pengeluaran yang kita alami nanti. Membeli buku kah? Membeli pulsakah? Atau nraktir temen-temen? Ketiga hal tersebut bisa saja kita lakukan, bahkan lebih dari itu. Asalkan kita pandai dalam mengatur keuangan pribadi kita. Jadi, perlu adanya catatan pengeluaran yang kita buat sendiri setiap harinya.

Dengan begitu, kita tahu apa saja pengeluaran kita. Jangan sampai pengeluaran kita lebih dari pemasukan atau uang saku yang diberi dari orang tua kita alias besar pasak daripada tiang. Jadi, catatlah apa saja yang bakal bisa mengurangi uang kamu ya.

4. Rencana Keuangan

Menjadi Mahasiswa Cerdas dengan Mengatur Keuangan Pribadi

Cara mengatur keuangan pribadi bagi mahasiswa cerdas selanjutnya adalah merencakan atau mengatur keuangan kita dari pemasukan juga pengeluaran. Kita perlu adanya perencanaan apa saja yang bakal menjadi pengeluaran kita nantinya. Seperti contohnya begini, bulan depan kita wajib membeli buku seharga Rp 50.000,-.

Nah, dengan begitu, kita perlu sisihan uang alias uang mati Rp 50.000,- atau lebih untuk membeli buku di bulan depan. Jangan sampai uang tersebut kita gunakan, lalu kita nggak jadi beli buku, dan padahal buku tersebut wajib dibeli. Itulah cara cerdas bagi mahasiswa yang pandai dalam mengatur keuangan pribadinya.

5. Uang Mati

Menjadi Mahasiswa Cerdas dengan Mengatur Keuangan Pribadi

Apa itu uang mati? Uang mati biasa disebut sebagai uang kuncian. Uang mati atau uang kuncian ini adalah tabungan kita yang mana benar-benar nggak disentuh sama sekali. Jadi, kita anggap uang ini sudah nggak ada. Bukan berarti uang ini benar-benar nggak ada, tapi uang ini sangat berguna untuk ke depannya.

Jadi, kita merencakan sesuatu, seperti jalan-jalan contohnya. Jadi, kita menyisahkan uang sebagai uang mati untuk pengeluaran jalan-jalan nanti. Percayalah, dengan menerapkan uang mati pada pengaturan keuangan pribadi kita, maka kita bisa tenang menghadapi segala keperluan yang akan terjadi nantinya. Jadi, kita nggak bakal was was deh soal pengeluaran yang mendadak. Soalnya, uang mati bisa disentuh kalau benar-benar ada kebutuhan yang benar-benar mendesak dan nggak bisa dihindari lagi.

6. Investasi

Menjadi Mahasiswa Cerdas dengan Mengatur Keuangan Pribadi

Ada kalanya, sebagai mahasiswa, kita perlu belajar investasi. Soalnya, akhir-akhir ini semakin bertambahnya jaman, maka semakin tinggi juga inovasi dalam perekenomian. Salah satu contohnya adalah investasi di usia dini. Investasi usia dini ini yang dimaksudkan adalah investasi untuk mahasiswa. Karena semakin banyak broker yang menyediakan para investor dari kalangan mahasiswa.

Dengan kita sebagai mahasiswa sudah mulai investasi di usia muda, maka di usia tua nanti kita bisa merasakannya. Kita bisa mengalokasikan ke dana modal usaha atau hal lainnya. Sungguh menguntungkan kalau kita ikut investasi di usia muda.

7. Muda Foya-Foya, Tua Kaya Raya, Mati Masuk Surga

Menjadi Mahasiswa Cerdas dengan Mengatur Keuangan Pribadi

Muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga. Siapa yang nggak mau? Mungkin ini sangat unik, dan jarang orang bisa mendaptkan hidup seperti ini. Tapi, kalau kita bisa mengatur keuangan pribadi kita, bisa saja kita merasakannya. Contohnya begini, dengan kita berhemat, maka di usia muda kita bisa sering berlibur atau menraktir teman-teman kita.

Lalu di usia tua, kita bisa merasakan investasi kita yang kita lakukan di usia muda tadi. Kemudian kita sering beramal ke orang-orang yang membutuhkan dengan begitu, kita bisa mati masuk surga kan? Unik tapi bisa saja terjadi. Karena tidak ada yang tidak mungkin. Alias nothing impossible.

Nah, itulah 7 Tips Cara Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi Bagi Mahasiswa. Kamu bisa mempraktekannya dari sekarang. Karena tidak ada kata terlambat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *