Apa Perbedaan Trading Forex dan CFD? Ini Penjelasannya

Apa Perbedaan Trading Forex dan CFD ?, Istilah dalam ekonomi khususnya dunia investasi seringkali membingungkan banyak investor. Terutama para pemula dan juga investor berusia tua yang hanya tahu bagaimana berinvestasi tanpa tahu istilah atau trik yang digunakan. Salah satunya berkaitan dengan artikel yang satu ini.

Trading Forex dan CFD

Cukup banyak yang berpikir bahwa perdagangan forex dan CFD merupakan kegiatan atau hal yang sama namun hanya dibedakan penyebutannya saja. Padahal sudah jelas bahwa forex dan CDF dalam dunia bisnis merupakan kedua hal tersebut berbeda.

Tidak salah memang jika dikira sama karena ada banyak kesamaan dibanding 2 kegiatan ini. Investasi forex dan CFD memang hampir sama secara sepintas.

Bukan tanpa sebab karena keduanya juga melibatkan proses eksekusi trading yang mirip yakni dengan cara memanfaatkan spread sebagai cost of trading.

Selain cost of trading ada juga platform trading yang digunakan dengan grafik ataupun metode harga yang sama. Karena itulah forex dan CFD diperdagangkan secara OTC atau Over The Counter.

Baca Juga:  Tips Bagaimana Membuat Profit Konsisten Dalam Forex ?

Perbedaan Trading Forex dan CFD

Apa Perbedaan Trading Forex dan CFD? Ini Penjelasannya

Selanjutnya ialah perbedaan antara keduanya. Jika persamaannya membuat orang lain berpikir bahwa Trading Forex dan CFD sama, maka anda sebagai investor harus bisa membedakan keduanya. Terutama jika anda ingin melakukan trading forex.

1) Instrumen Trading

Pertama, perbedaan yang paling terlihat dan membantu membedakannya terletak pada  instrumen trading yang di perdagangankan oleh para trader. Jika melihat sisi forex, maka instrumen akan dijual berupa mata uang asing terutama mata uang yang kuat dan stabil.

Sedangkan untuk  CFD ( Contract For Difference ) yang di perdagangkan adalah berupa kontrak derivatif dari beberapa instrumen finansial seperti komoditas energi dan logam, saham, indeks, ekuitas dan perjanjian lainnya.

Jarang sekali investor sadar bahwa forex dan CFD dua hal yang berbeda karena dianggap sebagai investasi atau sama-sama jenis investasi.

2). Produk yang Beda

CFD memiliki karakteristik yang menarik investor dengan cara mengajak keterlibatan modal yang jauh lebih kecil, karena CFD menggunakan konsep margin trading. selain itu, dilihat dari penggunaan konsepnya.

Investor atau trader bisa menerima keuntungan dan juga kerugian yang jumlahnya sama dengan mdodal yang ditanamkan oleh anda. Misalnya jika menanam 100 dollar saja maka untung sebesar 100 dollar dan rugi dengan nominal yang sama.

CFD memiliki modal yang lebih kecil dibanding yang lain. Sedangkan anda tahu bahwa forex memiliki jumlah modal besar namun investasi bersifat pendek.

Selain itu, jumlah perbandingan keuntungan dan kerugian tergantung leverge dan segala tambahannya dalam trading forex, bukan dana riil saat menanam uang.

Baca Juga:  Apa Itu Trading Forex, dan Bagaimana Cara Kerjanya

3). Alasan Investor Bertrading

Untuk para broker dan juga bank, sudah jelas bahwa mereka banyak yang lebih memilih bertransaksi di forex. Alasannya karena tujuan untuk spekulasi , hedging dan tujuan investasi pada perdagangan internasional lebih mudah dilakukan dengan mata uang asing.

Sehingga mereka bisa menjalankan bisnis dengan mudah, namun trader dikhususkan untuk mereka yang berunit mikro dan juga mini. Sedangkan untuk perdagangan CFD, investor juga biasanya untuk melakukan transaksi dengan tujuan hedging.

Ini bertujuan untuk melindungi nilai investasi ekuitas dan komoditasnya menggunakan kontrak CFD tersebut. Namun sebagian dari investor memiliki motivasi untuk berspekulasi untuk tujuan profit dan rata-rata tidak terikat dengan mata uang asing.

Posisi trading CFD baik ‘short positions’ ataupun jenis ‘long positions’ bisa saja dibuka dan tergantung pada sentimen aset dari trader tersebu.

Beberapa alasan umum seorang investor bertrading CFD yang ditujukan untuk kemudahan dan juga kejelasan saja. Memang untuk skala menguntungkan tidak besar namun pasti dan lebih spesifik.

4) Layanan Trading

Untuk perdagangan forex investor memfokuskan diri pada perdagangan mata uang ( valas ) dengan melakukan kalkulasi selisih mata uang asing ( valas ) yang di perdagangkan. Sebagai contoh, investor fokus antara kestabilan yen dalam 1 minggu atau kurun waktu 1 bulan dengan rupiah.

Nah hal ini menjadikan investor memang hanya mengurus mata uang saing dan berbeda dengan CFD. Karena produknya lebih variatif, bisa juga berupa kontrak derivatif dari beberapa instrumen finansial seperti komoditas energi dan logam, saham, indeks, ekuitas, dan termasuk forex juga.

Maka  trader CFD memiliki kebebasan untuk memilih kontrak yang di perdagangkan. Tentu kembali pada tujuan yaitu kenaikan nilai pada aset-aset yang di perdagangkan.

Baca Juga:  Top Trader Dunia Dalam Pasar Forex Yang Sebaiknya Anda Tahu

5). Faktor yang Mempengaruhi Pasar

Selanjutnya terletak pada  pasar forex biasanya di pengaruhi oleh adanya seluruh kejadian dan peristiwa yang terjadi di dunia. Semua kejadian khususnya menyangkut ekonomi akan menyebabkan dan  mempengaruhi fluktuasi ( kenaikan dan penurunan ) mata uang yang di perdagangkan.

Contoh sebuah negara sedang mengalami bencana alam besar-besaran, maka kesejahteraan dan perekonomian global sempat kacau dan hancur. Hal ini bisa menyebabkan SDM dan SDA yang terganggu sehingga mata uang melemah dan tidak bisa dikondisikan sebagai mata uang yang menguntungkan.

Berbeda dengan CFD, ia lebih mengarah ke hal yang spesifik dan juga jelas. Sehingga kejadian global sedikit tidak mempengaruhi investasi ini. Sedangkan jika ada yang mengarah ke kondisi permintaan dan penawaran komoditi barulah terlihat efeknya.

Selain tidak terpengaruh, CFD mengalami perubahan – perubahan trend pada komoditi yang di perdagangkan juga sangat mempengaruhi pergerakan pasar CFD.

Tambahan Perbedaan CFD dan Forex

Selain ke-lima poin diatas, memang perbedaan antara Trading Forex dan CFD tidak terlihat terlalu jelas. Tentu artikel ini akan membantu anda untuk menentukan jenis perdagangan apa yang sebaiknya anda pilih.

Apakah forex atau CFD semua tergantung pada kenyamanan transaksi anda untuk meraih keuntungan / profit.

jika forex sudah jelas hanya mata uang asing, maka CFD merupakan susunan dari berbagai saham. Diantaranya adalah :

  • Emas;
  • Perak;
  • Minyak;
  • Saham Bursa Efek New York, di mana perusahaan-perusahaan besar berpartisipasi, layaknya, General Electric, Intel Corporation, Johnson &Johnson, Coca-Cola Company dan McDonald Corporation, starbucks dan lainnya.

Baca Juga:  4 Peringatan Penting Sebelum Main Forex Agar Sukses

Membicarakan mengenai CFD, memang forex sudah lebih banyak dibahas ketimbang CFD. Dimana kontrak ini sudah ada sejak 1980-an di Inggris. Saat itu, sudah dikenal CFD namun hanya berlaku untuk transaksi berbasis perbedaan antara harga saham dan belum berkembang terlalu jauh.

Sedangkan jika kita lihat sekarang ini  CFD berlaku untuk hampir semua instrumen pertukaran. Umumnya kontrak ini tidak memiliki tanggal kadaluarsa yang spesifik dan dapat dihentikan atas permintaan salah satu pihak yang bersangkutan sehingga tidak perlu khawatir merepotkan anda.

Selain itu untuk CFD bentuk yang lebih jelas dari mata uang bisa anda lihat dan anda rasakan. Berbeda dengan forex yang hanya berbentuk mata uang.

Sebagian orang berpikir simpel jika berinvestasi forex tanpa harus ekstra mengamankan barang investasi. Namun sebagian lagi jadi ragu dan tidak yakin untuk investasi forex. Anda bisa coba akun demo trading forex lebih dulu untuk belajar, sebelum terjun langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *