Cara Membuat Kartu Kredit BCA, Ini Syarat yang Harus dipenuhi!

Cara Membuat Kartu Kredit BCA – Sebagian besar masyarakat kita saat ini menggunakan kartu kredit untuk melakukan pembayaran nontunai. Hal ini lantaran kartu kredit dianggap sebagai salah satu alat pembayaran yang sangat mudah dan cepat. Apalagi dengan berbagai promo yang diberikan oleh bank penerbit kartu kredit.

Tak heran, penggunaan kartu kredit pun semakin populer di masyarakat perkotaan yang notabene sebagian besar masyarakatnya berperilaku konsumtif. Bisa kita lihat saat ini di pusat-pusat perbelanjaan di ibukota, baik untuk kebutuhan rumah tangga, fashion, dan lainnya, hampir sebagian besar menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit.

Bahkan biasanya, memberikan diskon yang lebih besar jika konsumennya melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit tertentu. Selain itu, pada bank-bank tertentu, kartu kredit juga bisa digunakan untuk melakukan tarik tunai seperti halnya kartu ATM. Sehingga membuat sebagian orang pun tertarik untuk mengajukan kartu kredit kepada pihak perbankan.

Baca Juga:  Kartu Kredit Citibank Layanan Keuangan Terpercaya

Tanpa berpikir panjang berapa besar beban bunga yang harus mereka bayarkan ketika menggunakan kartu kredit. Seberapa besar kemampuan mereka untuk membayar. Jadi, di samping kemudahan yang ditawarkan, kartu kredit juga tentu memiliki risiko biaya suku bunga yang cukup tinggi. Nominal yang ditawarkan juga memiliki batasan atau limit tertentu. Dengan begitu, Anda juga harus memperhatikan penggunaan kartu kredit tersebut.

Syarat dan Cara Membuat Kartu Kredit BCA

Syarat dan Cara Membuat Kartu Kredit BCA

Salah satu bank penerbit kartu kredit di Indonesia adalah Bank BCA. Selain layanan perbankan, bank ini cukup dikenal sebagai bank yang menawarkan kartu kredit dengan tawaran yang cukup menarik. Beberapa jenis kartu kredit yang ditawarkan, antara lain:

1. Kartu kredit BCA Silver,
2. Kartu kredit BCA Gold,
3. Kartu kredit BCA Smartcash,
4. Kartu kredit BCA MasterCard, dan
5. Kartu kredit BCA Visa.

Nah, untuk semua kartu kredit tersebut diatas, bank BCA pun memiliki sejumlah persyaratan dan ketentuan tertentu. Seperti halnya bank lain, tidak semua orang yang mengajukan kartu kredit disetujui oleh pihak bank.

Pada saat Anda mengajukan kartu kredit, pihak bank akan melihat kembali profil Anda selaku nasabah. Tidak hanya pada bank tersebut, namun juga kegiatan transaksi perbankan ataupun pinjam meminjam di bank lainnya. Apalagi sekarang ini ada istilahnya BI Checking, di mana data nasabah perbankan dapat diketahui oleh pihak bank.

Baca Juga:  5 Cara Mencegah Penipuan Kartu Kredit dan Kartu Debit

Lalu, seperti apa cara dan syarat membuat kartu kredit BCA?

Langkah – Langkah Cara Membuat kartu kredit BCA

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk pengajuan kartu kredit BCA.

1. Melengkapi formulir pengajuan kartu kredit

Ya, hal yang perlu dilakukan pada saat kali pertama mengajukan kartu kredit adalah, Anda harus mengisi terlebih dahulu formulir pengajuan kartu kredit yang disediakan oleh pihak bank. Biasanya, hal ini bisa Anda lakukan dengan mendatangi kantor Bank BCA atau melalui online.

Atau jika Anda masih belum jelas, ada baiknya Anda terlebih dahulu menanyakan hal tersebut kepada pihak bank secara langsung. Pihak bank biasanya akan sangat senang hati membantu Anda.

2. Mempersiapkan beberapa dokumen yang diperlukan

Dalam melakukan pengajuan kartu kredit ini, biasanya bank akan meminta beberapa dokumen terkait data personal atau tanda pengenal diri Anda, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), SIM, ataupun paspor. Tidak terkecuali pada Bank BCA. Bank BCA mempersyaratkan kepada pembuat kartu kredit untuk mencantumkan identitas diri, seperti KTP, SIM, atau paspor.

Di samping itu tentunya, keterangan atau dokumen slip gaji Anda. Hal ini untuk memastikan kalau Anda memiliki penghasilan dan sebagai tolok ukur berapa besar kemampuan bayar Anda. Bagi yang berwirausaha, Anda juga dapat menyertakan dokumen usaha, seperti surat izin usaha (SIUP) atau tanda daftar usaha (TDP). Juga nomor pokok wajib pajak (NPWP).

3. Verifikasi dan validasi data

Ketika Anda sudah melakukan kedua langkah di atas, selanjutnya pihak bank biasanya akan melakukan verifikasi dan validasi dari data-data yang telah Anda kirimkan. Karena itu, jika Anda memang ingin mengajukan kartu kredit, Anda harus pastikan data yang Anda masukkan benar dan memenuhi persyaratan yang diberlakukan oleh pihak bank.

Biasanya, bank BCA akan menghubungi Anda untuk melakukan verifikasi via telepon. Di samping nomor telepon saudara atau kerabat yang Anda cantumkan dalam form pengajuan kredit bank BCA. Jadi, penting juga untuk memberitahukan hal ini kepada saudara atau kerabat yang Anda cantumkan nomornya tersebut.

Informasi yang ditanyakan biasanya berkaitan dengan informasi data diri, alamat rumah atau kantor, dan perihal mengenai detil pengajuan kredit yang Anda lakukan. Jadi, Anda juga perlu mencocokkan jawaban Anda dengan saudara atau kerabat yang Anda sertakan tersebut.

Untuk itu buatlah catatan mengenai hal tersebut, sehingga jawaban yang diperoleh pihak bank nantinya sinkron dengan data yang Anda masukkan dalam formulir pengajuan kredit bank BCA. Setelah proses verifikasi ini, jeda waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui bahwa pengajuan kredit yang Anda ajukan disetujui oleh pihak bank tidaklah lama.

Baca Juga:  6 Hal Yang Harus Diperhatikan Bagi Pengguna Kartu Kredit

Asalkan Anda memang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh bank BCA. Setelah pemberitahuan persetujuan ini, barulah pihak bank akan mengirimkan kartu kredit tersebut ke alamat rumah atau kantor Anda, sesuai dengan data yang telah Anda masukkan dalam formulir pengajuan kartu kredit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *