Tulis ArtikelMulai Menulis & Share Artikel Terbaikmu Disini Sekarang !

Fungsi Laporan Keuangan Untuk Berbagai Instansi

Fungsi Laporan Keuangan Untuk Berbagai Instansi – Pernah kah anda melihat di bank ada pencatatan keuangan? Atau mungkin anda melakukan transaksi menggunakan bank, tentunya anda memiliki buku tabungan bukan? Itu termasuk laporan keuangan lho! Mungkin laporan keuangan yang anda miliki di buku tabungan anda adalah laporan keuangan pribadi anda dalam periode tertentu.

Apa Fungsi Laporan Keuangan?

Untuk memberikan informasi anda mengeluarkan uang untuk apa saja, atau mungkin untuk memeriksa pengeluaran anda dalam sebulan terakir. Yap! Itu lah Laporan keuangan.

Laporan keuangan secara umum banyak di gunakan pada perusahaan besar untuk mengumpulkan data ekonomi dan menyampaikan kepada berbagai pihak yang membutuhkannya. Dengan kata lain, laporan keuangan itu mencatat data keuangan satu perusahaan pada periode tertentu.

Banyak pihak memerlukan laporan keuangan ini, contohnya saja dalam pengajuan kartu kredit sebuah bank. Pasti anda mengerti bukan prosedurnya? Uang dalam ATM atau tabungan anda tidak boleh lebih kecil dari 5 Juta Rupiah. Di setujui atau tidaknya pengajuan kartu kredit suatu bank juga di lihat dari pengeluaran anda dalam beberapa periode terakhir.

Bayangkan jika bank tidak mengetahui pengeluaran dan pemasukan anda selama beberapa bulan terakhir, pastinya ia tidak akan berani mengeluarkan pinjaman tanpa jaminan yang berupa kartu kredit itu bukan? Pasti mereka memiliki resiko yang besat untuk menyetujui anda memakai layanan mereka.

Baca Juga Di : Pinjam Uang Online Vs Tarik Tunai Kartu Kredit, Mana Yang Lebih Baik?

Lalu, pertanyaannya dari mana pihak bank dimana anda mengajukan tersebut bisa mengetahuinya? Jawaban yang sangat jelas! Dari buku tabungan anda yang di sana tertulis laporan keuangan anda selama beberapa bulan terakhir. Dari data tersebut bank bisa mulai mempercayai anda untuk menyetujui pinjaman anda kepada bank tersebut.

Demikian juga instasi – instasi tertentu yang memiliki kepentingan serupa. Sebuah perusahaan di wajibkan untuk memiliki laporan keuangan, tujuannya bukan untuk mengetahui keburukan perusahaan tersebut, tapi menjadi pegangan untuk bekerja sama. Terlebih dari pada itu, banyak alasan lainnya yang membutuhkan laporan keuangan.

Fungsi Laporan Keuangan Untuk Berbagai Instasi

Pada artikel ini kita akan membahas fungsi laporan keuangan untuk 5 instasi. Berikut penjelasannya:

  • Penanam Modal Perusahaan

Tidak ada satu orang pun yang ingin rugi dalam melaksanakan bisnis di dunia ini. Begitu juga dengan penanam modal, mereka tidak ingin jika menanam modal pada suatu perusahaan yang memang terlihat akan merugi.

Dalam konteks ini, Penanam modal juga membutuhkan laporan keuangan sebuah perusahaan tujuan mereka menanam modal. Hal ini di peruntukan agar mereka juga tidak mengalami kerugian dalam menanamkan modal mereka.

Cara penanam modal melakukan penanaman modal dengan cara yang berbeda, bisa dengan pembelian saham, obligasi, dan pembelian surat berharga lainnya. Ini berarti, Laporan keuangan dapat menentukan sebuah perusahaan mendapatkan bantuan modal tambahan atau tidak.

  • Kreditur dan supplier

Ketika sebuah perusahaan membutuhkan banyak modal tambahan, selain pendapatan modal dari saham mereka juga bisa meminjam kepada bank dan kreditur lainnya. Laporan keuangan sangat di butuhkan oleh kreditur untuk memeriksa pengeluaran dan pemasukan dari perusahaan tersebut. Tujuannya adalah kreditur memiliki jaminan jika perusahaan tersebut bisa melunasi hutang – hutangnya kepada kreditur.

Selain itu ada Supplier, anda pasti memahami bahwa dalam proses produksi sebuah perusahaan sangat membutuhkan bahan baku yang berasal dari Supplier. Supplier sangat membutuhkan laporan keuangan sebuah perusahaan, biasanya perusahaan besar akan melakukan utang usaha terlebih dahulu untuk bahan baku yang mereka beli, sehingga pada periode tertentu (Bisa satu minggu, bisa satu Bulan sesuai perjanjian perusahaan dengan suplier).

Supplier menggunakan nya untuk meyakinkan perusahaan tersebut bisa membayar bahan yang telah di beli dari nya walaupun tidak langsung membayar. Laporan keuangan bisa menjadi salah satu reputasi yang menentukan Apakah kreditur dan Supplier mau bekerja sama dengan suatu perusahaan tersebut.

  • Pemerintah

Dalam pembangunan sebuah perusahaan, pasti adanya campur tangan dari pemerintah. Campur tangan pemerintah ini dalam banyak bidang, tidak hanya keuangan dan akuntansi, namun dalam bidang hukum, Contohnya; Pengeluaran SIUP, Surat keterangan terdaftar, Surat Ijin Usaha, surat dari kementrian dengan menyatakan adanya perusahaan yang di buka, NPWP perusahaan dan lain sebagainya.

Tanpa adanya surat – surat tersebut, sebuah perusahaan tidak akan bisa membuka, mengoperasikan perusahaannya dengan aman dan terjamin. Jadi bagaimana pun juga, pemerintah memiliki andil yang besar dalam pembangunan dan kelangsungan sebuah perusahaan.

Namun, pemerintah tetap membutuhkan laporan keuangan perusahaan untuk urusan perpajakan. Perusahaan pasti harus membayar pajak mereka, banyak jenis pajak yang harus di bayarkan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), pajak penghasilan sebuah perusahaan dan pajak lainnya.

Keguanaan lebih spesifik dari laporan keuangan untuk pemerintah adalah untuk mengetahui berapa keuntungan perusahaan dalam sebulan atau satu tahun. Karena tidak bisa di pukul rata antara perusahaan yang memiliki penghasilan kecil dengan perusahaan yang besar.

Selain itu laporan keuangan perusahaan juga di gunakan pemerintah untuk mengambil kebijakan – kebijakan dan peraturan – peraturan yang harus di terapkan pada perusahaan, seperti misalnya pembayaran gaji buruh, pembayaran staff, biaya minimum pekerja tamatan SD, SMP, SMA. Ini yang menyebabkan beberapa perusahaan bisa meng-gaji pekerja dengan tinggi, berbeda dengan perusahaan lainnya.

  • Karyawan dan Pekerja lainnya.

Dalam sebuah perusahaan, pasti di perlukan tenaga ahli atau karyawan untuk melakukan pekerjaan dalam perusahaan untuk memperlancar dan mempercepat produksi dan managemen perusahaan. Karyawan merupakan 25% dari keberhasilan perusahaannya.

Karyawan sangat membutuhkan laporan keuangan dari perusahaan tempat ia bekerja, biasanya bisa meminta pada saat interview pekerjaan tersebut. Memang terlihat sangat aneh, seharusnya karyawan tidak boleh melihat masalah keuangan perusahaan bukan?

Namun, anggapan ini adalah anggapan yang salah. Karyawan memiliki hak untuk melihat cashflow atau flow keuangan dari perusahaan ia bekerja guna memastikan kemampuan perusahaan tersebut membayar gajinya dengan tepat waktu dan tidak terlambat.

Seperti yang kita ketahui bersama, banyak perusahaan sekarang yang terlambat membayar gaji karyawannya, bahkan sampai berbulan bulan. Ini perlu di hindari, karena karyawan sudah melakukan kewajiban dengan tepat maka, perusahaan juga harus mengeluarkan kewajiban perusahaan untuk membayar mereka. Jika tidak memiliki keuangan yang baik, perusahaan pun akan terlambat membayar karyawannya.

Tenaga ahli juga memerlukannya dengan kebutuhan yang sama dengan karyawan lainnya.

  • Akademisi

Para profesor, akademisi dan orang orang ber – ilmu lainnya juga membutuhkan laporan keuangan suatu perusahaan. Jika anda mengalami masalah dalam keuangan, anda bisa berkonsultasi kepada akuntan dan laporan keuangan sangat di perlukan untuk menganalisis apa kesalahan yang terjadi pada keuangan perusahaan tersebut.

Selain itu, akadmisi membutuhkan laporan keuangan untuk penelitian lainnya, seperti mencari akibat dari naik turunnya harga dan menyangkut kan dengan keadaan di dunia. Ini akan menghasilkan ilmu yang baru dalam perekonomian di dunia. Maka dari itu Laporan keuangan bagi akademisi sangat penting.

Pembuatan laporan keuangan sangat penting di lakukan, jika anda masih belum memiliki laporan keuangan perusahaan atau pribadi, lebih baik anda membuat dan menggunakannya untuk menjadikan keuangan anda lebih teratur.

Baca Juga Di : Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana dalam Usaha

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *