Tulis ArtikelMulai Menulis & Share Artikel Terbaikmu Disini Sekarang !

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas Dalam Bentuk Perhiasan

Investasi Emas Dalam Bentuk Perhiasan, inilah bentuk paling dasar dari investasi emas. Membeli perhiasan merupakan cara lama berinvestasi emas dan masih bertahan hingga hari ini. Perhiasan memang identik dengan wanita dan merupakan industri yang menyerap lebih dari 60% produksi emas dunia. Faktor yang mendorong meningkatnya kebutuhan dan investasi perhiasan emas berbeda antara satu negara dan negara lain.

Seperti di India, lebih dari 50% perhiasan emas dibeli untuk upacara perhiasan. Wanita India juga menganggap perhiasan emas sebagai bentuk aktualisasi dari status sosial, sehingga lebih dari 75% wanita India konsisten mencari desain baru setiap tahunnya. India memandang perhiasan emas sebagai kebutuhan dasar rumah tangga dan bukan bentuk investasi.

Investasi Emas Dalam Bentuk Perhiasan

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas Dalam Bentuk Perhiasan

Pada tahun 2009 India menyerap lebih dari 440 tonnes produksi emas dunia hanya untuk industri perhiasan. Berbeda dengan bangsa China yang memandang perhiasan emas sebagai bentuk investasi. Inilah yang menyebabkan lebih dari 80% perhiasan China terbuat dari emas logam mulia – 24K. Wanita Cina terbiasa menabung dalam bentuk perhiasan emas, karena anggapan bahwa emas membawa kemakmuran dan rejeki. Perhiasan emas juga diyakini lebih likuid dibanding uang kertas.

Banyak kegiatan upacara penting seperti kelahiran, pernikahan dan kematian melibatkan perhiasan emas. Dengan meningkatnya standar hidup bangsa Cina semakin banyak wanita yang berinvestasi dalam bentuk perhiasan. Pada tahun 2009 secara mengejutkan bangsa Amerika menunjukkan peningkatan signifikan dalam industri perhiasan emas. Wanita Amerika juga mulai memandang perhiasan emas sebagai bentuk investasi untuk diturunkan pada generasi berikutnya seperti yang dilakukan nenek moyang mereka.

Dua dari tiga wanita Amerika mencari dan membeli perhiasan rancangan desainer terkenal dengan tidak mempedulikan karat atau kualitas emas. Bagi mereka perhiasan emas lebih bersifat aksesoris daripada bentuk investasi. Ilustrasi diatas menunjukkan bahwa kebudayaan dan pola pandang masyarakat mempengaruhi proses pembelian perhiasan emas.

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas Dalam Bentuk Perhiasan

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas Dalam Bentuk Perhiasan
Photo by Godisable Jacob from Pexels

Kelebihan Investasi Emas

Tetapi bagaimanakah sebenarnya kelebihan maupun kekurangan dari investasi emas dalam bentuk perhiasan?

Pertama kelebihan investasi perhiasan emas adalah mudah disesuaikan dengan kondisi keuangan pada saat Anda membeli. Variasi perhiasan emas sangat banyak, mulai dari karat (18K, 22K, 24K bahkan dibeberapa daerah masih terdapat emas dengan kadar 15K) hingga berat (Anda dapat membeli perhiasan dengan berat dibawah 1 gr).

Harganya pun bervariasi, di beberapa tempat Anda dapat melakukan proses tawar-menawar. Modal awal yang diperlukan untuk membeli perhiasan emas termasuk kecil. Inilah daya tarik paling utama dalam investasi perhiasan emas.

Kedua mudahnya akses untuk memperoleh perhiasan emas. Di setiap kota sampai desa Anda akan mudah menemukan toko mas. Bila anda lihat di kota besar, banyak sekali dijumpai toko emas, bahkan dapat dengan mudah Anda temukan di mall-mall. Perhiasan emas gampang diperdagangkan serta tak banyak persyaratan yang diperlukan bila Anda hendak berdagang emas.

Ketiga dapat berfungsi sebagai aksesoris. Alasan utama wanita membeli perhiasan emas adalah mempercantik diri. Masih banyak wanita memandang perhiasan emas sebagai penunjuk status sosial. Tentu saja seiring tekanan ekonomi dan ketidakpastian politik, perhiasan emas mulai dipandang sebagai bentuk investasi.

Baca Juga: Tips Cara Investasi Emas Batang Agar Mendapat Keuntungan

Kelemahan Investasi Perhiasan Emas

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas Dalam Bentuk Perhiasan

Walau demikian perhiasan emas tidak dapat dikatakan sebagai investasi. Ada cukup banyak kelemahan perhiasan emas jika dijadikan sebagai investasi baik jangka pendek maupun jangka panjang. Jika Anda berinvestasi, tentu Anda ingin memperoleh keuntungan setelah jangka waktu tertentu.

Anda harus mampu menaksir kondisi investasi Anda saat ini dan dimasa yang akan datang, karena dengannya Anda dapat mengambil keputusan apakah hendak berpindah atau bertahan dalam satu bentuk investasi tertentu. Lalu apa yang menyebabkan perhiasan emas tidak tepat dikatakan sebagai bentuk investasi emas?

1. Kelemahan Investasi Emas Karena Markup Terlalu Tinggi

Kelemahan Investasi emas dalam bentuk perhiasan karena markup yang tinggi saat Anda membeli perhiasan emas. Saat Anda membeli perhiasan emas, Anda tidak hanya membayar kadar dan berat emasnya semata. Tetapi biaya manufaktur termasuk biaya tenaga kerja, kemudian biaya perancang (jika perhiasan Anda dirancang oleh perancang terkenal) juga pajak dan ongkos pengiriman dari pabrik ke toko penjual.

Jika perhiasan emas itu menggunakan bahan-bahan tambahan seperti zircon (lazim digunakan sebagai hiasan) tentu ada biaya tambahan lagi. Belum lagi ada biaya operasional toko. Semua itu dibebankan pada pembeli. Sehingga mark up perhiasan emas bisa mencapai 100% atau lebih. Masalah timbul saat Anda hendak menjual kembali perhiasan emas. Toko emas hanya akan membeli atau membayar sesuai dengan berat dan kadar emas.

Toko emas tidak peduli apakah perhiasan Anda dirancang oleh perancang internasional atau emasnya berasal dari tambang Amerika. Kehilangan hampir separuh dari nilai investasi awal bukanlah pilihan yang bijak bagi investor manapun. Inilah alasan utama mengapa perhiasan emas tidak cocok dipakai sarana berinvestasi.

Anda akan mudah kehilangan nilai investasi karena keputusan sepihak, yakni pihak pembeli (toko emas). Alasan mengapa toko emas hanya akan membayar sesuai dengan berat dan kadar emas adalah karena biasanya perhiasan emas ini akan dilebur ulang dan dibentuk menjadi perhiasan baru. Likuiditas emas hanya berlaku untuk bahan baku, bukan pada modelnya. Sering kali perhiasan emas sulit dijual ulang karena modelnya sudah ketinggalan jaman.

Terkadang beberapa toko emas bersedia menerima kembali perhiasan yang mereka jual, namun dengan selisih yang cukup besar (bisa mencapai 20% dari harga jual). Memang pada akhirnya nilai dari perhiasan emas akan naik seiring dengan kenaikan harga emas. Namun dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk menutup kerugian dari selisih harga jual – beli yang sedemikian besar.

Baca Juga: Cara Investasi Emas di Bank Syariah dan Keuntungannya

2. Investasi Emas Perhiasan Tidak Ada Sertifikat Keaslian

Alasan mengapa perhiasan emas tidak cocok dijadikan sarana investasi adalah karena tidak adanya sertifikat keaslian yang menyertai perhiasan emas. Pada saat Anda membeli perhiasan emas, Anda tidak dapat memastikan bahwa perhiasan yang dibeli memang mengandung kadar emas sesuai aturan. Anda harus mempercayai apa kata pedagang atau toko emas.

Jika Anda membeli perhiasan emas 18 K seberat 5 gram, maka secara teoritis akan mengandung 3,75 gram emas murni (24 K). Anda tidak dapat memastikan apakah benar terkandung 3,75 gram emas murni. Anda juga tidak tahu logam apakah yang digunakan sebagai bahan campuran yang menjadikan perhiasan tersebut bernilai 18K.

Umumnya ada dua logam yang biasa dipakai sebagai bahan campuran yakni, perak (Ag) dan tembaga (Cu). Secara logika perhiasan emas dengan campuran perak akan mempunyai harga jual lebih mahal. Tetapi tidak pernah ada cara mudah dan murah untuk melakukan pengecekan apakah perhiasan emas yang kita beli memang menggunakan perak sebagai bahan campurannya.

Inilah kelemahan investasi perhiasan emas, tanpa adanya sertifikat keaslian sangatlah sulit menentukan apakah emas yang kita beli mempunyai kadar sesuai ketentuan. Kita tidak benar-benar tahu kondisi investasi kita, karena tidak adanya kepastian nilai uang yang telah ditanamkan. Apakah investasi saya berkembang? Berapakah tingkat pengembalian modal saya? Pertanyaan ini sulit dijawab karena Anda sendiri tidak mengetahui berapa sebenarnya nilai investasi awal.

Emas memang bukan produk yang mempunyai resiko serupa dengan komoditas penyimpan kekayaan lainnya seperti tanah, ternak dan hasil panen. Emas merupakan logam yang tidak dapat berkarat pada suhu ruangan, tidak pudar oleh waktu, dan tidak akan mati seperti ternak. Harganya tidak ditentukan oleh kebijakan pemerintah seperti uang yang terancam kehilangan nilainnya setiap terjadi perubahan kebijakan ekonomi. Tetapi emas dalam bentuk perhiasan rentan mengalami kerusakan.

Baca Juga: Pahami Sebelum Aksi! Kelebihan dan Kekurangan Investasi Properti

Kalung mudah patah, kaitan anting sering patah dan cincin sering menjadi kusam akibat lecet parut. Hal-hal seperti ini dapat menurunkan harga jual kembali perhiasan emas. Selain itu mengenakan perhiasan emas juga mempunyai resiko yang tidak kecil. Kecuali Anda membeli perhiasan emas hanya untuk disimpan dan tidak digunakan, maka perhiasan emas bukanlah bentuk investasi emas yang baik.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *