in

Kelebihan dari Investasi Reksadana Dibanding Emas dan Jenis Investasi Lainnya

Dipandang dari segi resikonya investasi reksadana tergolong lebih aman dibanding investasi lain seperti saham, trading forex dan sebagainya. Jadi tidak heran apabila produk investasi ini makin diminati oleh masyarakat. Apalagi investasi ini memiliki beberapa kelebihan lain yang kemungkinan tidak dapat ditemukan pada produk penanaman modal lainnya.

Nilai Return Investasi Reksadana Yang Cukup Tinggi

Apapun jenis investasi yang dipilih, tentu setiap investor mengharapkan akan mendapat laba tinggi. Hal ini bisa diperoleh dari reksadana yang nilai keuntungannya lumayan tinggi bahkan jika dibanding dengan investasi emas atau logam mulia.

Kelebihan dari Investasi Reksadana Dibanding Emas dan Jenis Investasi Lainnya

Menurut data yang dikeluarkan Bloomberg, dalam kurun waktu beberapa tahun ini nilai laba dari investasi emas cenderung mengalami penurunan. Maka bagi seorang investor yang tidak mampu bermain saham, reksadana bisa menjadi sebuah pilihan paling tepat dan bijaksana.

Tidak Butuh Modal Besar Untuk Memulai Investasi Reksadana

Masih terkait dengan emas, modal yang diperlukan untuk membeli 1 gram saja bisa lebih dari 550 ribu rupiah untuk saat ini. Namun jika memilih investasi reksadana hanya butuh modal paling sedikit 100 ribu rupiah saja. Dengan modal sebesar itu investor sudah bisa bertransaksi reksadana melalui internet atau secara online.

Dalam Incestasi Reksadana Tidak Ada Resiko Kehilangan

Reksadana merupakan bentuk investasi yang tidak memiliki wujud atau bentuk. Jadi investor tidak perlu khawatir akan kehilangan investasinya. Beda dengan emas yang harus disimpan di tempat khusus dan butuh biaya apabila disimpan dalam deposit box di bank.

Segala hal yang berkaitan dengan reksadana seperti deviden atau bunga selalu disimpan serta dikelola oleh manajer investasi atau bank kustodian. Jadi lebih aman, bahkan tidak ada resiko diambil pencuri.

Investasi Reksadana Mudah Dalam Pengelolaan

Semua kegiatan yang berkaitan dengan reksadana dilakukan oleh orang-orang profesinal dan sangat ahli dalam urusan penamanam modal. Dijamin investor tidak akan pusing menganalisa atas segala macam perubahan yang terjadi dalam investasi tersebut.

Hal ini tidak mungkin terjadi apabila memilih investasi dalam bentuk saham, forex dan emas. Ketiga jenis investasi tersebut membutuhkan analisa yang sangat mendalam jika tidak ingin menanggung resiko kerugian. Sedangkan dalam investasi reksadana, investor hanya tinggal menerima laporan saja.

Baca Juga: Cara Investasi Saham Untuk Mahasiswa Yang Menguntungkan

Minim Unsur Penipuan dan Pemalsuan

Saat membeli emas, ada kemungkinan bahwa logam mulia yang dibeli tersebut adalah palsu. Apalagi jika membelinya tidak di toko resmi. Resiko seperti ini mungkin akan terjadi dalam reksadana. Sebab bentuk investasinya tidak berbentuk nyata dan tidak dapat dipindah tangan. Selain itu proses transaksinya menggunakan sistem secriptless yang artinya tidak ada satupun bentuk fisiknya.

Investasi Reksadana Lebih Praktis dalam Bertransaksi

Di masa sekarang, transaksi reksadana jadi semakin mudah dijalankan. Investor tidak harus selalu datang ke kantor bank kustodian atau menemui manajer investasi. Semua proses dalam transaksi bisa dilakukan melalui sambungan internet atau secara online.

Bandingkan jika berinvestasi emas, dimana investor harus datang langsung ke toko emas lalu menyimpan di tempat yang aman. Demikian pula ketika akan menjual lagi, harus mendatangi kembali toko tersebut. Hal ini sangat riskan terhadap aksi pencurian atau perampokan.

Disversitifikasi dalam investasi

Apabila memilih investasi dalam bentuk emas, maka modal yang ditanam hanya berupa emas saja. Tetapi jika menggunakan reksadana sebagai instrumen investasi, modal yang disetorkan akan diinvestasikan lagi dalam berbagai wujud seperti saham, obligasi maupun surat berharga lainnya.

Sehingga dapat dikatakan, investasi reksadana itu mengandung arti menamam modal dalam beberapa tempat sekaligus. Jadi jika ada salah satu yang rugi, maka kerugiannya bisa tertutup dari profit investasi lainnya. Kesimpulannya, reksadana merupakan investasi yang memiliki resiko paling kecil namun dengan profit yang cukup tinggi dan sangat layak untuk dipilih. Baca Juga: Perbedaan Trading Forex dan Trading Saham

Written by Zonkeu

Suka mencoba hal baru penuh tantangan yang memaksa otak untuk selalu berfikir keras

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0

Comments

0 comments

Mengenal Asuransi Pendidikan Anak Agar Tidak Salah Pilih

Mengenal Asuransi Pendidikan Anak Agar Tidak Salah Pilih

Take Over KPR ke Bank Muamalat

Cara Take Over KPR ke Bank Muamalat dan Prosesnya