in

Kesalahan dalam Pengambilan Keputusan Keuangan

Pada zaman modern ini, banyak orang yang konsumtif dan tidak bijak dalam mengelola keuangan mereka. Mereka banyak mengikuti hasrat keinginan mereka. Padahal seharusnya mereka perlu mengelola keuangan mereka dengan bijak agar kehidupan di masa yang mendatang menjadi lebih makmur.

Kondisi perekonomian Indonesia sendiri tidak menentu, kadang naik dan tidak jarang juga turun. Di hari yang sama mata uang Rupiah kita bisa menguat, namun tidak bertahan lama bisa anjlok. Ke tidak stabilan ini seharusnya membuat kita lebih siaga dan berjaga dalam keuangan. Bukan pelit, bukan tidak diperbolehkan, namun ambilah keputusan yang bijak dalam keuangan anda.

Keuangan adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Kita sering di perhadapkan dengan situasi dimana kita harus memilih. Hidup memang sebuah pilihan, tak terkecuali pada bagian keuangan. Anda mau mengeluarkan uang untuk membeli barang, atau tidak, itu semua merupakan pilihan anda sebagai pelaku kegiatan ekonomi.

Baca Juga Di: Hati-Hati! Inilah kesalahan dalam mengelola keuangan!

Pada kesempatan kali ini, kita akan sedikit banyak membahas mengenai Kesalahan keputusan dalam keuangan dan juga menjelaskan bagaimana keputusan yang benar dalam keuangan tersebut. Bukan untuk menghakimi kesalahan anda, tapi untuk mencegah supaya tidak terjadi kesalahan keputusan tentang keuangan di masa yang mendatang.

Kesalahan Keputusan dalam Keuangan;

  • Membeli Mobil Baru Sebagai Aset Personal

Tidak ada unsur kesalahan jika anda membeli mobil baru. Namun jika anda membeli mobil tersebut sebagai aset dan penambahan harta anda, maka itu kesalahan sangat besar. Anda membeli sebuah mobil baru dengan satu harga tertentu, detik pertama ketika anda membawa mobil tersebut keluar dari dealer, memakai dan mengendarainya.

Maka harga dari mobil tersebut sudah turun mencapai 30%. Meskipun anda tidak pernah memakai mobil tersebut, harga dari mobil tersebut sudah menjadi harga mobil bekas.

Sama halnya jika anda mendapatkan penawaran satu merek mobil baru dengan harga sama seperti di dealer dan showroom, maka anda tidak akan membeli mobil tersebut dari orang. Namun anda akan langsung pergi ke dealer dan showroom untuk mendapatkan mobil baru. Sebab, menurut anda mobil dari showroom tersebut lebih terjamin ke aslian dan kualitasnya.

  • Mencoba untuk membuat orang lain terkesan dengan anda

Kesalahan keputusan dalam keuangan ini biasanya di lakukan oleh anak muda, remaja. ABG. Mereka sedang dalam proses usia pencarian jati diri, mereka memikirkan untuk menjadi keren, terpandang dan tidak suka di remehkan oleh orang lain. Jadilah diri apa adanya, sebab kita bisa menilai mana teman yang sungguh berteman dengan anda dan mana teman yang mencari anda jika anda memiliki banyak harta.

Stop untuk mencoba membuat orang lain terkesan, karena itu akan lebih merugikan anda. Biasanya anak remaja membuat orang lain terkesan adalah dengan cara men-traktir teman-temannya, pergi ke suatu tempat mewah, membeli barang dengan brand mahal.

Berperilakulah sesuai dengan kemampuan anda, jangan mencoba menjadi orang yang selalu berada di atas. Pada zaman sekarang bukan harta yang di perlukan dunia, namun orang pintar, rajin, baik, dan telaten. Maka dari itu jangan menjadikan harta, uang adalah segalanya yang dapat membuat derajat anda lebih tinggi dari pada yang lain.

  • Tidak memberikan Batas dalam pengeluaran uang (Budgeting)

Kesalahan lainnya adalah tidak memberikan batas pada pengeluaran. Pegeluaran sangat perlu diatur untuk kesejahteraan. Belajar menabung dan berikan batas dan Budget dalam pengeluaran anda. Jika tidak, maka harta sebanyak apapun yang anda miliki akan cepat habis. Contoh dari budgeting; Anda makan bersama teman-teman dan anda berpikir untuk makan dengan rentang harga seberapa.

Misalnya, anda hanya mau mengeluarkan 100.000 untuk makan hari itu, jangan lupa pikirkan sehari anda makan berapa kali. Bagilah uang tersebut hingga cukup, cari makanan yang sesuai dengan budget anda untuk makan. Dengan cara simpel seperti ini anda juga bisa menabung dan membeli hal lain yang anda butuhkan.

  • Membeli Barang Diskon yang Tidak Anda Butuhkan

Meskipun anda memilih barang diskon untuk membeli, namun jika anda tidak membutuhkan barang itu, sama saja anda telah membuang uang anda sia-sia. Tanyakan pada diri anda sekali lagi, “Apakah saya membutuhkannya atau tidak?” jangan hanya membeli karena berpatokan kepada diskon atau cuci gudang.

For your Information, penjual memiliki trik tersendiri dalam menjual barang dengan diskon yang besar itu. Mereka biasanya punya trik pada hari-hari biasa mematok harga 2x lipat harga seharusnya (100%).

Sehingga ketika mereka ada pada masa libur, atau diskon besar-besaran, maka mereka tidak akan rugi, atau jika memang rugi, tidak akan rugi jauh dari modal awal mereka. Ini adalah trik, jadi meskipun barang diskon murah, jangan terhasut harus membeli barang diskon. Cari lah barang yang anda butuhkan, bukan yang anda inginkan.

Baca Juga: Mengenal Macam-macam Diskon

  • Bermain Judi, Lotre, Togel dan sejenisnya

Terlepas dari hal kerohanian yang memang tidak boleh dilakukan karena ini adalah perbuatan dosa, ada teknik management pada pemilik judi ini. Jauh terlepas juga dari kerugian waktu, di tangkap polisi, anda memiliki kerugian dalam bidang finansial. Dalam setiap upaya orang menggaet uang, mereka akan memiliki cara tersendiri, termasuk berjudi.

Biasanya, bandar judi/ anda main judi di Kasino, anda tidak akan merasa puas jika anda mendapatkan kemenangan yang banyak, anda tetap akan mencari yang lebih dan lebih lagi. Karena kecenderungan inilah bandar judi bisa mendapatkan keuntungan, anda mungkin menang dalam bermain judi selama 5-6 kali, namun percaya, anda juga dapat di pastikan kalah 7-8 kali.

Meskipun terlihat tipis kekalahannya, namun jika anda mencoba bermain terus menerus, anda tetap akan kalah hingga habis. Pelan tapi pasti, itu yang ada dalam permainan judi. Maka dari itu, judi bukanlah keputusan yang benar, jika anda memilihnya untuk menambah penghasilan anda, ini akan lebih jauh merugikan anda.

Lalu, Bagaimana cara Mengambil Keputusan mengenai Keuangan Dengan Tepat?

  • Membeli barang sesuai kebutuhan

Ini adalah hal penting yang perlu di perhatikan, dalam mengelola keuangan anda, mungkin pada awalnya susah, sebab sudah menjadi kebiasaan anda untuk membeli barang sesuka hati anda. Namun, ini sangat patut di coba, sebab ini akan jauh bisa membuat anda lebih menghemat dan megelolanya dengan baik. Selain itu, sisa uang bisa anda alokasikan untuk keperluan yang lain.

  • Hidup Apa-Adanya

Hiduplah dengan apa adanya. Jangan mencoba melebihkan apa yang anda miliki, jika anda memang tidak memiliki cukup dana untuk mengikuti tren masa kini, maka tidak usah mengikuti tren masa kini. Tidak perlu malu, anda berharga jauh lebih dari pada tren.

Jangan bebani orang tua anda dengan ingin membeli hal-hal mewah. Orang tua pasti akan berusaha untuk kebutuhan dan permintaan anda, namun coba sekali lagi mengerti mereka, apakah sekarang pekerjaan mereka baik-baik saja atau tidak? Untuk anak muda, di Indonesia sekarang susah mendapatkan uang, maka, banyak orang hidup dengan sederhana, jadi jangan pernah malu menjadi diri anda!

  • Mobil bekas cukup? Kenapa tidak?

Jika anda memiliki pilihan untuk memilih mobil bekas dengan harga yang terjangkau kenapa tidak memilihnya? Mobil bekas dengan kualitas yang bagus juga masih banyak di luaran, jangan gengsi untuk membeli mobil bekas, karena jika anda membeli mobil yang baru, harga akan jauh melambung dengan penurunan hingga 30%. Sama saja anda akan merugi.

Bijaklah dalam memilih pilihan keuangan anda, sebab itu akan membuat masa depan anda jauh lebih terjamin, ambil keputusan yang sekiranya itu merupakan hal baik untuk anda. Baca Juga: 5 Tips Membeli Mobil Bekas Agar Tidak Salah Pilih

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0

Comments

0 comments

6 Alasan Anak Muda Zaman Now Harus Merencanakan Keuangan

6 Alasan Anak Muda Zaman Now Harus Merencanakan Keuangan

Investasi yang Bisa Bikin Anda Kaya Sebelum usia 35 Tahun

Investasi yang Bisa Bikin Anda Kaya Sebelum usia 35 Tahun