Investasi Saham Reksadana, Khusus Pemula Sebaiknya Mengenal Ini

Investasi Saham Reksadana, Penting bagi kita dalam memahami dan mengenali bisnis yang akan kita geluti nantinya, apalagi untuk kita yang masih terhitung pemula dalam melakukan bisnis.

Hal ini pun juga tak beda dengan investasi saham yang harus memahami dan mengenali yang akan kita tekuni nanti. Memprediksi pasar adalah salah satu hal dalam mengenali investasi yang dapat meraih keuntungan besar dalam investasi saham.

Kebanyakan para investor memilih untuk investasi saham jenis investasi reksadana saham. Seperti halnya pada jenis investasi saham lainnya, kalau investasi reksadana saham pun juga memiliki resiko yang tinggi tergantung dari jenis investasi tersebut.

Karena, investasi reksadana saham berbeda dengan investasi deposito yang mana memiliki resiko lebih kecil dibandingkan investasi lainnya, namun keuntungannya pun juga kecil.

Mengenal Investasi Saham Reksadana

Mengenal Investasi Saham Reksadana Khusus Pemula

Jadi, tak heran kalau kebanyakan investor yang melakukan investasi reksadana saham ini selalu menanam modal jangka panjang minimal 5 tahun lamanya.

Dengan adanya tingkat resiko yang tinggi pada investasi ini, maka kita sebagai investor yang baru belajar pun juga harus ektra hati-hati, tak boleh sembarangan dalam berinvestasi. Untuk itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui cara investasi reksadana saham.

Pengertian Investasi Saham Reksadana

Pengertian Invetasi Reksadana Saham

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), investasi reksadana saham adalah investasi berupa penanaman modal kepada beberapa perusahaan yang terdaftar di bursa efek.

Sederhananya begini, kita berinvestasi alias menabung pada salah satu broker, lalu broker itu menyalurkan dana tersebut kepada beberapa perusahaan yang terdaftar di bursa efek.

Baca Juga:  4 Peringatan Penting Sebelum Main Forex Agar Sukses

Selanjutnya, biarkan dana itu mengalir apa adanya dengan keuntungan dan kerugian tersendiri. Namun perlu diketahui, meskipun invetasi reksadana saham ini memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan investasi reksadana lainnya.

Investasi reksadana saham ini memiliki keuntungan atau imbal hasil yang paling tinggi jika dibandingkan dengan investasi lainnya. Jadi, tak heran kalau banyak investor yang tergoda untuk memilih investasi jenis ini jika dibandingkan dengan investasi reksadana lainnya.

Main saham itu hanya mainannya para profesional.

Mungkin statement di atas yang membuat kebanyakan investor pemula takut untuk belajar dan memulai berinvestasi. Padahal, statement itu hanya untuk orang-orang yang gagal dan tidak mau berusaha.

Perlu diketahui kalau para profesional dulunya juga adalah orang yang awam. Tapi ia selalu berusaha hingga menjadi profesional. Bukan begitu?

Belajar Saham Reksadana dengan Resiko Kecil

Sebaiknya kita singkirkan statement tersebut sejenak, dan mari kita belajar investasi dan memulai untuk berinvestasi. Padahal, di sisi lain banyak juga yang ingin masuk ke dalam dunia saham bukan?

Hal ini dikarenakan ada sebagian broker yang menawarkan investasi dengan resiko yang kecil. Caranya? Yuk simak terus artikel kita kali ini.

Baca Juga:  Aplikasi Payroll Terbaik untuk Perusahaan

1. Investasi Saham Modal Minim

Untuk Anda yang baru mulai berinvestasi, sebaiknya tak perlu takut kehilangan uang karena salah prediksi. Karena, biasanya terdapat reksadana saham ini selalu memberikan penawaran fitur yang memudahkan para investornya sebagai ajang belajar.

Fitur tersebut adalah fitur yang mana para investor tak perlu modal besar untuk memulainya. Tak perlu jutaan rupiah untuk memulainya, karena hanya sebagai ajang belajar. Memang, jika digunakan untuk meraih keuntungan, modal kecil pun tidak akan bisa menggapainya.

Perlu modal yang cukup besar untuk meraih keuntungan yang besar. Tapi, jika ini hanya sebagai ajang belajar, apa salahnya? Jika gagal, resiko sangat kecil, dan bisa diulangi lagi, asal tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Setidaknya, kita akan tahu bagaimana sela dan mekanisme pasar dalam reksadana saham. Jika sudah tahu seluk beluknya, tentunya kita sudah mulai berani untuk menggunakan modal besar.

2. Mempekerjakan Orang

Kita bisa mempekerjakan orang untuk berinvestasi. Nah, di sinilah kita tahu kalau investor pemula pun bisa berinvestasi karena mereka memiliki orang yang membantu dalam berinvestasi. Orang tersebut disebut sebagai manajer investor.

Di mana ia akan membantu dalam bermain saham. Bahkan kita bisa minta diajarin oleh manajer tersebut dalam bermain saham. Bagaimana, cukup simple bukan?

3. Cara Kerja Reksadana

Perbedaan Investasi Saham dan Reksa Dana Saham

Setelah kita belajar dengan modal minim, belajar dari joki alias manajer investor, setidaknya kita sudah mulai memahami bagaimana kinerja reksadana saham itu bekerja.

Nah, denganbegitu kita akan berani untuk berinvestasi saham dengan modal sendiri dan modal besar tanpa takur resiko tinggi sekalipun.

Baca Juga:  5 Cara Investasi Saham Untuk Mahasiswa Yang Menguntungkan

Cara kerja reksadana saham pun terkadang berbeda-beda, hal ini tergantung dari broker, perusahaan, dan saham yang kita mainkan.

Asal kita ketahui saja, kita haru pandai melihat peluang dan pandai memainkan peluang itu. Jika reksadana saham itu adalah permainan, maka kita harus menjadi pemain yang hebat dan tangguh.

Itulah ulasan belajar investasi reksadana saham yang perlu kita ketahui sebagai investor pemula. Sekarang, sudah siap untuk investasi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *