Pengelolaan Keuangan Yang Tepat Untuk Dana Waris

Dana waris merupakan dana yang disimpan dengan tujuan untuk diwariskan ke ahli waris dengan harapan bisa membantu meringankan kondisi keuangan seorang ahli waris tersebut. Biasanya kebanyakan orang tua mengumpulkan sebagian dari penghasilannya untuk disisihkan setiap bulannya guna dibelikan aset ataupun ditabung.

Orang tua selalu memikirkan kebahagiaan anak-anaknya. Untuk itu mereka menyiapkan itu semua sebagai bekal di masa yang akan datang. Jika anda akan menjadi papah mamah muda, pastinya juga akan memikirkan masa depan anak-anak anda.

Pengelolaan Keuangan Yang Tepat Untuk Dana Waris

Pengelolaan Keuangan Yang Tepat Untuk Dana Waris

Dana waris bisa dipersiapkan sejak kita masih muda dan usia produktif. Berikut ini beberapa tips yang bisa anda gunakan agar nantinya bisa menyisihkan sebagian penghasilan untuk dana waris, penjelasannya sebagai berikut :

1. Persiapkan Dana Waris Dengan Mengalokasikan Anggaran Untuk Investasi

Saat anda masih dalam usia produktif, sangat dianjurkan untuk belajar berinvestasi. Karena secara tidak sadar dengan investasi yang anda lakukan bisa menjadi dana waris untuk anak-anak anda di masa yang akan datang. Idealnya anda bisa menyisihkan 30 persen dari penghasilan anda tersebut.

Jika menginginkan melakukan investasi properti berupa rumah dan tanah, maka anda bisa memanfaatkan program kredit perumahan ataupun mengajukan pinjaman uang untuk membeli tanah secara kontan. Selanjutnya anda bisa membayar cicilan setiap bulannya. Hal ini akan membantu anda dalam proses belajar bagaimana pengelolaan keuangan yang baik.

Selain itu anda juga menjadi lebih diringankan karena bisa mencicilnya setiap bulan. Bandingkan saja jika anda menabungkan 30 persen sebagian penghasilan tersebut, dalam jangka waktu 10 sampai 15 tahun, belum tentu bisa dibelikan properti secara kontan karena harga properti akan naik secara terus menerus.

Sedangkan jika 30 persen penghasilan anda digunakan untuk mencicil kredit properti, dalam jangka waktu 10 sampai 15 tahun anda sudah memiliki properti. Jelas kan perbedaannya? Jumlah uang yang sama ternyata menghasilkan sesuatu yang berbeda, tergantung dengan cara yang kita pilih.

Baca Juga: Investasi yang Cocok Untuk Seorang Ayah

2. Menghindari Kredit Properti Diluar Kemampuan Agar Bisa mempersiapkan Dana Waris

Jika anda memutuskan untuk mengambil kredit properti, maka sebaiknya carilah yang sesuai dengan kemampuan anda. Jangan hanya mengikuti hawa nafsu sesaat saja dan ujung-ujungnya akan membuat anda menjadi kesulitan dalam hal pengelolaan keuangan. Sesuaikan penghasilan yang anda dapatkan dengan properti yang anda ambil seperti yang sudah saya jelaskan di poin pertama.

Dengan mengikuti perhitungan yang sudah ditentukan pastinya akan membuat anda menjadi lebih baik. Anda tidak mau bukan meninggalkan warisan hutang kepada anak-anak anda nantinya? Nah, untuk itu jangan paksakan sesuatu yang mungkin anda belum mampu. Sementara anda tabungkan saja 30 persen dari sebagian penghasilan anda.

Gunakan untuk modal usaha kecil-kecilan. Saat usaha anda mulai berkembang, artinya anda punya penghasilan tambahan. Nah cara ini mungkin bisa anda tiru dan lakukan, sehingga bisa menjadi solusi terbaik bagi anda untuk mendapatkan properti yang nantinya bermanfaat sebagai dana waris di masa yang akan datang.

Hal-hal yang dapat merugikan anda jika memaksakan kredit properti di luar kemampuan, yakni :

  • Keuangan menjadi kacau.
  • Memicu adanya kredit di tempat lain, istilahnya gali lubang tutup lubang.
  • Properti akan disita karena menunggak pembayarannya.

3. Sebagai Persiapan Dana Waris Daftar Asuransi Juga Perlu

Asuransi adalah salah satu solusi untuk menyisihkan dana waris bagi anak-anak anda. Warisan tidak harus berupa uang, asuransipun bisa dikatakan sebagai dana waris. Anda bisa mendaftarkan anak-anak agar ikut asuransi seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi pendidikan ataupun yang lainnya.

Hal ini diharapkan akan bisa membantu anak-anak kita jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu pada kita sebagai orang tua, setidaknya sudah mempersiapkan yang terbaik bagi anak-anak kita.

Baca Juga: Manfaat Dana Pensiun Untuk Persiapan Masa Tua Lebih Baik

4. Membuka Deposito Untuk Dana Waris

Jika anda kurang tertarik dengan poin-poin sebelumnya, maka anda bisa mencoba poin ini. Sebagian uang penghasilan anda sebanyak 30 persen bisa anda tabungkan. Setidaknya dengan mengalokasikan penghasilan anda dalam bentuk deposito, bila sewaktu-waktu dibutuhkan bisa dengan cepat dicairkan.

Tapi ingat boleh dicairkan dengan syarat memang benar-benar untuk memenuhi kebutuhan yang sangat mendesak seperti halnya biaya pendidikan ataupun biaya untuk rumah sakit.

5. Mengalokasikan Sebagian Penghasilan Dalam Bentuk Perhiasan

Poin yang satu ini juga sangat direkomendasikan bagi anda. Kebanyakan orang senang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk dibelikan perhiasan. Perhiasan juga bisa menjadi solusi terbaik untuk mempersiapkan dana waris. Dengan mengalokasikan sebagian penghasilan untuk membeli perhiasan, kita bisa memperoleh keuntungan dengan memperhatikan situasi dan kondisi.

Jika anda menginginkan perhiasan anda semakin banyak, maka anda bisa menjual sebagian perhiasan anda pada musim lebaran. Biasanya pada setiap musim lebaran harga perhiasan melonjak tajam seiring dengan permintaan yang sangat banyak. Nah, dengan memanfaatkan momen seperti ini anda bisa mengambil untung. Selanjutnya anda bisa membelanjakan uang anda kembali saat usai lebaran.

Waktu ini juga sangat cocok untuk membeli perhiasan karena banyak orang yang berbondong-bondong menjual emas mereka sehingga harga menjadi turun. Dengan demikian simpanan anda akan semakin berkembang dan bisa digunakan untuk dana waris di masa yang akan datang.

Dapat diambil kesimpulan bahwa artikel mengenai pengelolaan keuangan yang tepat untuk dana waris yang diulas secara detail, diharapkan bisa memudahkan anda untuk mempelajari dan memahami lebih dalam lagi sehingga bisa digunakan sebagai referensi ataupun sebagai solusi dalam mengatasi kesulitan yang anda alami.

Sampai disini dulu artikel kali ini yang membahas mengenai pengelolaan keuangan yang tepat untuk dana waris. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel saya ini. Jangan lupa baca juga: Pengelolaan Keuangan Tetap Stabil Meski Punya Hutang Dan Pinjaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *