in

Perbandingan Pinjaman Tanpa & Dengan Jaminan

Dalam kehidupan manusia, mereka memiliki kebutuhan dan keinginan mendasar yang sangat besar. Seperti halnya mengapa ilmu ekonomi ada dan terbentuk. Ekonomi ada dan terbentuk untuk mengatasi masalah manusia dimana memiliki kebutuhan dan keinginan yang besar namun sumber pada alam semesta ini hanya terbatas dan tidak cukup untuk memenuhinya.

Ekonomi sangat berpegang erat dengan uang, uang merupakan alat pembayaran yang sah dimana semua orang pasti membutuhkannya, bukan karena uang adalah segalanya namun karena uang dapat membeli dan mencukupi kehidupan.

Perbandingan Pinjaman Tanpa & Dengan Jaminan

Jika kita berbicara mengenai uang, itu tidak akan jauh dari bekerja. Tidak di pungkiri pekerjaan merupakan salah satu fase dan masa dalam kehidupan kita akan menjalaninya. Mayoritas manusia di dunia bekerja dengan susah payah dan hanya mendapatkan gaji yang terbatas. Sedangkan seperti yang saya sebutkan di awal artikel ini, manusia memiliki keinginan yang besar.

Tidak memandang seseorang memiliki pendapatan yang cukup maupun berlebih. Namun bagaimana bagi orang yang memiliki pendapatan kecil dengan kebutuhan yang banyak? Masalah yang satu ini ternyata di kaji oleh bank dan beberapa instasi sehingga mereka membuka yang namanya peminjaman dana.

Dari diciptakannya peminjaman dana ini sendiri bisa di bagi menjadi 2 jenis peminjaman, yaitu; Pertama, Pinjaman dana dengan adanya jaminan (Secrured Loan) dan kedua, Pinjaman dana dengan tidak memberikan jaminan (Unsecured Loan). Pinjaman ini di bentuk karena melihat daya beli masyarakat yang rendah karena pendapatan yang rendah, sedangkan mereka memiliki keinginan untuk membeli kebutuhan tersebut.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai perbandingan pinjaman dengan adanya jaminan (Secured Loan) dan pinjaman tanpa jaminan (Unsecured Loan).

Baca Juga: 4 Rekomendasi Bank Memberikan Pinjaman Tanpa Jaminan

Secured Loan / Pinjaman dengan adanya Jaminan

Pada jenis pinjaman satu ini adalah pinjaman dengan adanya jaminan. Jaminan yang di berikan pun biasanya dengan aset dengan harga yang tinggi seperti Rumah, mobil, dan aset besar lainnya. Biasanya pinjaman ini di gunakan untuk membeli barang berharga dengan nilai yang besar, bisa jadi meminjam modal usaha.

Unsecured Loan / Pinjaman dana tanpa Jaminan

Pada pinjaman jenis satu ini tidak ada jaminan di dalamnya. Namun, mereka mematok bunga yang tinggi untuk pinjaman, hal itu di karenakan pinjaman ini terdapat resiko yang besar yang ditanggung kreditur. Maka, ia menetapkan suku bunga yang tinggi.

Perbedaan Pinjaman dengan Jaminan dengan Pinjaman tanpa Jaminan

  • Waktu untuk peminjaman dana

Peminjaman dana pada kedua jenis pinjaman ini memiliki perbedaan. Salah satu jenis perbedaan adalah waktu peminjaman dana. Untuk peminjaman dana dengan ada jaminanbiasanya rentang waktu lebih lama dalam pinjaman sekirat 15-20 tahun. Kredit ini biasanya di gunakan untuk membeli aset mahal seperti rumah, mobil, gedung kantor, dan lainnya.

Dan untuk peminjaman dana pada pinjaman tanpa jaminan biasanya di gunakan untuk mencicil barang dalam jangka waktu 1-2 tahun. Contohnya adalah Handphone, dan kebutuhan lainnya. Sekarang banyak sekali platform yang menawarkan cicilan tanpa kartu kredit dan tanpa jaminnan.

Mereka menarget harga dengan bunga yang tinggi sebab kreditur memiliki sangat besar resiko dalam meminjamnkan dana pada kreditur. Salah satu contoh pinjaman tanpa jaminan adalah aplikasi akulaku, kredivo, dan banyak lainnya.

  • Resiko debitur (Peminjam dana)

Resiko pada peminjaman tanpa jaminan akan lebih ringan dari pada dengan jaminan. Walaupun memiliki keuntungan meminjam dalam waktu yang relatif lama, peminjaman dengan jaminan sangat beresiko, jika anda memakai sertifikat tanah dan rumah menjadi jaminan anda untuk meminjam uang, maka jika ada keterlambatan dan tidak membayar, rumah dan tanah anda akan disita oleh kreditur dimana itu merupakan hak merka, sebab anda telah menerima hak untuk meminjam dana kepada debitur.

Pada pinjaman tanpa jaminan tidak memiliki resiko yang tinggi, sebab anda tidak meletakan jaminan apa-apa kepada kreditur, namun pada beberapa ketentuan, mereka memiliki hak untuk melihat provider telepon maupun mengetahui aktivitas anda.

Jika anda tidak melakukan kewajiban anda dengan membayar, dan menghilang, mereka bisa melacak anda melalui telepon genggam dimana mereka mengetahui nomer mana yang sering anda hubungi, sehingga mereka menghubungi nomer tersebut untuk mengingatkan anda membayar kewajiban anda.

  • Limit Kredit

Baca Juga : Pinjam Uang Online atau Tarik tunai Kartu Kredit ? 

Pasti adanya perbedaan limit kredit dalam kedua jenis peminjaman dana. Limit kredit sendiri adalah batas untuk kita meminjam dana tersebut kepada kreditur. Limit kredit pada peminjam dana tanpa adanya jaminan, biasanya berkisar antara 1 juta hingga 200 juta (Pada kartu kredit) dan 0 hingga 5 juta pada aplikasi seperti akulaku, kredivo, dan lain sebagainya. Kita tidak akan bisa meminjam uang di atas 200 juta dalam menggunakan kartu kredit.

Berbeda dengan limit peminjaman dana dengan adanya jaminan. Jaminan pada bank atau kreditur sendiri harus memiliki harga paling tidak 120% dari nominal yang debitur ajukan. Misalnya; debitur ingin meminjam uang sebanyak 300.000.000, maka, aset yang bisa di jadikan jaminan adalah rumah atau barang dengan harga minimal 360.000.000. Tidak bisa debitur memberikan rumah dengan harga 290.000.000.

  • Harga bayar

Harga yang di bayarkan pada jenis pinjaman dana juga berbeda. Pada pinjaman dana dengan jaminan akan memiliki bunga yang sedikit, sehingga tidak membayar terlalu jauh dengan nominal pinjaman.

Hal ini tidak berlaku untuk pinjaman dana tanpa jaminan, sebab mereka menetapkan suku bunga yang tinggi. Total hasil pembayaran sendiri bisa mencapai 20-30% lebih tinggi. Misalnya; pembelian mesin cuci dengan kredit tanpa angunan.

Harga mesin cuci Rp. 6.000.000 untuk sekali bayar. Namun jika pada kredit tanpa jaminan, anda cukup membayar Rp. 700.000 dalam 12 bulan. Memang untuk cicilan bulanan sangat meringankan, namun kita tidak bisa melihat hanya untuk cicilan bulananya.

Jika kita jumlahkan total keseluruhan pinjaman selama 12 bulan mencapai Rp. 8.400.000,- harga ini lebih tinggi Rp. 2.400.000 dari pada harga asli dari mesin cuci tersebut. Secara tidak langsung anda membeli mesin cuci dengan harga yang jauh lebih mahal.

Baca Juga: Rekomendasi Fintech Pinjaman Online Tanpa Jaminan dan Kartu Kredit

  • Suku Bunga

Perbedaan selanjutnya adalah suku bunga yang ada pada pinjaman. Pada setiap pinjaman, pasti ada bunga atau biaya administrasi. Namun adanya perbedaan antara kedua pinjaman tersebut.

Pada pinjaman dengan jaminan, suku bunga biasanya tidak akan sebesar pinjaman tanpa jaminan. Hal ini di sebabkan oleh resiko yang kreditur terima tidak besar, jika debitur tidak membayar dan memang tidak memiliki biaya pada jangka waktu tertentu, maka, aset yang menjadi jaminan tersebut bisa di sita oleh kreditur.

Seperti yang dikatakan di atas, aset tersebut harus mencapai 120% dari total nominal pinjaman.

Untuk pinjaman tanpa adanya jaminan, mereka akan menarget suku bunga yang tinggi, ini di karenakan resiko dalam meminjamkan dana lebih tinggi, sebab jika ada keterlambatan dan tidak adanya pembayaran, kreditur tidak dapat menyita dan lainnya. Namun, keuntungan dari kreditur adalah memiliki suku bunga yang tinggi dan memiliki jalan untuk melihat aktivitas debitur yang meminjam dana tersebut.

Demikian merupakan beberapa contoh perbedaan dari pinjaman dengan adanya jaminan dan tidak. Pada kedua pinjaman memiliki kelebihan dan kekurangannya. Anda bisa memilih diantara pinjaman tersebut sesuai dengan apa yang anda butuhkan. Pakai pinjaman sesuai kebutuhan anda, jangan berlebih!

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0

Comments

0 comments

7 hal yang harus di ketahui dalam mendepositokan uang anda ke bank

Mau Depositkan Uang Anda di Bank? Ini Hal yang Perlu Anda Ketahui!

Fungsi Laporan Keuangan Untuk Berbagai Instansi

Fungsi Laporan Keuangan Untuk Berbagai Instansi