in ,

Perbedaan E Banking dan E Payment Yang Perlu Anda Tahu

Perbedaan E Banking dan E Payment – Dalam era digital bukan hanya kemajuan teknologi informasi saja yang berkembang dengan pesat, namun dalam urusan transaksi keuangan juga mengalami kemajuan, ini tidak lain bertujuan untuk meningkatkan pelayanan pada penggunanya.

Dulu kita hanya mendengar atau menggunakan transaksi secara konvensional atau hanya transaksi langsung (cash). namun sekarang semua bisa dilakukan tanpa harus ketemu secara langsung dalam hal melakukan transaksi, baik dalam perbankan maupun transaksi lainnya.

Perbedaan E Banking dan E Payment

Perbedaan E Banking dan E Payment Yang Perlu Anda Tahu

Bagi yang sering melakukan trnsaksi online pasti pernah mendengar dengan istilah e banking atau biasa disebut internet banking, dan ada juga istilah dengan e payment. Untuk yang masih awam dengan istilah ini, mengkin akan mengganggapnya sama.

Apa Perbedaan E Banking dan E Payment? Sama-sama kegiatan transaksi ini menggunakan fasilitas / media transaksi internet. Padahal keduanya merupakan hal yang berbeda, meskipun keduanya sama-sama menggunakan internet. Oleh sebab itu untuk lebih memahami dan mengetahui Perbedaan E Banking dan E Payment bisa anda baca ulasannya berikut ini:

Perbedaan E Banking dan E Payment: E-Banking

Perbankan Elekronik ( E-banking) yang lebih populer dan lebih dikenal dengan nama internet banking adalah kegiatan transaksi, pembayaran, dan transaksi lainnya melalui internet dengan media website milik bank yang dilengkapi sistem keamanan terntu.

Dari waktu ke waktu, makin banyak bank yang menyediakan layanan atau jasa internet banking yang diatur melalui Peraturan Bank Indonesia No. 9/15/PBI/2007 Tahun 2007 tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum.

Penyelenggaraan internet banking ini merupakan penerapan atau aplikasi teknologi informasi yang terus berkembang dan dimanfaatkan untuk menjawab keinginan nasabah perbankan yang menginginkan servis lebih cepat, aman, nyaman murah dan tersedia setiap saat (24 jam/hari, 7 hari/minggu).

Fasilitas yang Dapat Diakses

Fasilitas yang dapat diakses dari mana dan kapan saja, baik itu menggunakan fasiltas atau media HP, Komputer, laptop/ note book, PDA, dan sebagainya. Penggunaan Aplikasi teknologi informasi dalam internet banking akan meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan produktifitas.

Sekaligus meningkatkan pendapatan melalui sistem penjualan yang jauh lebih efektif daripada bank konvensional. Tanpa dukungan fasiltas aplikasi teknologi informasi dalam internet banking, maka internet banking tidak akan berjalan dan dimanfaatkan oleh industri perbankan.

Secara umum, dalam penyediaan layanan internet banking, bank memberikan informasi mengenai produk dan jasanya via portal di internet, memberikan akses kepada para nasabah untuk bertransaksi dan meng-update data pribadinya.

Adapun persyaratan bisnis dari internet banking antara lain:

a). aplikasi mudah digunakan;
b). layanan dapat dijangkau dari mana saja;
c). murah;
d). dapat dipercaya; dan
e). dapat diandalkan (reliable).

Di Indonesia sendiri untuk penggunaan internet banking dan diperkenalkan pada konsumen perbankan sejak beberapa tahun lalu. Beberapa bank besar di Indonesia, baik BUMN atau swasta yang menyediakan layanan tersebut antara lain seperti BCA, Bank Mandiri, BNI, BII, Lippo Bank, Permata Bank dan sebagainya. Internet banking telah memberikan keuntungan kepada pihak bank antara lain:

1. Business expansion
2. Customer loyality
3. Revenue and cost improvement
4. Competitive advantage
5. New business model

Perbedaan E Banking dan E Payment: E-Payment

Pengertian E-payment adalah suatu system yang menyediakan alat-alat untuk pembayaran jasa atau barang-barang yang di lakukan di internet (secara online). E-payment biasanya di gunakan suatu perusahaan dengan menjalin kerja sama dari sejumlah lembaga perbankan.

Seiring berkembangnya e-payment yang di gunakan sesuai kebutuhan suatu perusahaan maka berkembanglah beberapa macam bentuk sistem pembayaran e-payment antara lain seperti E-Wallet, E-Cash, electronic cheque, smartcard.

Pengertian E-Payment

Pengertian E-Payment atau pembayaran elektronik menurut Trihasta dan Fajaryanti (2008) adalah pembayaran yang dilaksanakan secara elektronik. Pada penelitian yang lain, pengertian online payment mensiratkan bahwa vendor melakukan pemeriksaan terhadap pembayaran.

Ini dilakukan oleh pembeli melalui bank sebelum vendor melayani pembelian sang pembeli (Al-Fayoumi, dkk. 2010). Menurut K. Ayo dan Ukpere (2010), sistem E-Payment dilihat dari proses otomatis moneter yaitu pertukaran nilai antar pihak dalam transaksi bisnis dan transmisi nilai informasi melalui jaringan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Sedangkan menurut Sumanjeet (2009) dalam bentuk yang paling umum, istilah pembayaran elektronik meliputi pembayaran untuk kegiatan bisnis, perbankan atau pelayanan publik dari warga negara atau pelaku bisnis. Yang dilakukan melalui telekomunikasi atau jaringan elektronik dengan menggunakan teknologi modern.

E-payment ini muncul saat perkembangan  e-commerce  di puncak kejayaan. Perkembangan yang pesat saat e-commerce terjadi membuat beberapa kalangan juga ikut untuk mengembangkan suatu produk baru yang mampu membantu kelancaran proses transaksi  e-commerce.

Karena sistem e-commerce ini hanya bisa dilakukan secara online, maka produk pendukungnya pun juga berbasis online. Akhirnya muncul system baru pembayaran secara online yang disebut dengan e-payment. Sejak tahun 1960 an, saat Westminster Bank menginstal pertama kali automated teller machine (ATM) di Victoria.

Sistem pembayaran E-Payment

Sistem pembayaran yang menggunakan jaringan elektronik mulai sering digunakan pada sektor perbankan dan dunia bisnis, khususnya untuk kegiatan transaksi dalam hal transfer uang dalam jumlah besar. Menurut Federal Financial Institutions Examination Council (2010), pembayaran elektronik adalah praktek pembayaran baru untuk ritel.

Dimana seorang pedagang mengambil informasi pembayaran untuk barang dan jasa dan menempatkan informasi ini dalam sebuah electronic template yang menciptakan file elektronik untuk diproses melalui jaringan kliring.

Dari pengertian-pengertian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian E-Payment adalah suatu sistem pembayaran yang dapat dilakukan oleh beberapa pihak seperti perbankan, pelaku bisnis (vendor ataupun konsumen) dan pelaku sosial yang dilaksanakan secara elektronik melalui suatu jaringan teknologi dan informasi yang canggih.

Manfaat Penggunaan E-Payment

Dalam pengimplementasiannya, e-payment memiliki berbagai manfaat, diantaranya:

1. Meningkatkan efisiensi dalam pembayaran
2. Meningkatkan customer loyality
3. Memberikan keamanan dalam bertransakasi lebih dibandingkan cash
4. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu yang dugunakan
5. Memberikan kemudahan pembayaran dan perluasan media pembayaran

Sistem Pembayaran E-Payment

Untuk sistem pembayaran (E-Paymen System) ini memerlukan suatu persyaratan yang harus dipenuhi yang mencakup beberapa hal diantaranya adalah:
  1. Konfidensialitas: Untuk menjamin bahwa konsumen, pedagang dan informasi transaksi pembayaran tetap konfidensial. Integritas : Dari semua data yang ditransmisikan melalui jaringan publik seperti Internet
  2. Otentikasi: Dari pihak pembeli maupun pihak pedagang
  3. Keamanan: Berkaitan dengan perlindungan atau jaminan keamanan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab
  4. Mekanisme privacy: Untuk pertukaran informasi yang sifatnya umum maupun pertukaran data pembayaran.
  5. Divisibilitas: Berkaitan dengan spesifikasi praktis transaksi, baik untuk volume besar maupun transaksi dalam skala kecil.
  6. Interoperabilitas: Dari perangkat lunak, maupun jaringan dari penerbit kartu kredit dan perbankan tersebut.

Baca Juga: Cara Membuat Bitcoin Wallet Gratis Dengan Mudah

Beberapa macam sistem pembayaran (E-Paymen System) antara lain:

E-cash merupakan salah satu bentuk dari electronic payment yang sekarang ini sangat banyak digunakan, merupakan gambaran dari simbol elektronik yang memiliki nilai (bit) dan seringkali digunakan dalam transaksi barang dan jasa. Dipublikasikan oleh institusi legal, perusahaan dan organisasi. E-Cash ini biasanya memiliki keterbatasan dalam hal penerimaan (tergantung seberapa besar publisher market-nya) (Trihasta dan Fajaryanti, 2008).

Smart card didefinisikan sebagai kartu sejenis ATM yang disatukan dengan integrated circuit (IC) yang mana dapat memproses informasi. Smart card juga digunakan untuk menyimpan data pribadi, kesehatan, dan informasi asuransi. Banyak smart card yang menggunakan kombinasi password atau PIN (Trihasta dan Fajaryanti, 2008). Sistem E-Cheque ini sengaja diciptakan untuk mendukung dan memperluas fungsi belanja online dan cara kerjanyapun sama seperti cek kertas konvensional.

E-Wallet yaitu Electronic Wallet. Pembayaran dilakukan dengan menyimpan nomor kartu kredit dalam kondisi terenkripsi dengan aman. Pembelian dilakukan pada situs web yang mendukung e-wallet tersebut. Pada saat tombol “pay” ditekan maka proses pembayaran melalui kartu kredit akan dilakukan transaksinya secara aman oleh server perusahaan e-wallet.

Pihak-pihak yang terlibat dalam proses e-payment

1. Issuer: institusi finansial yang mengeluarkan kartu bank
2. Cardholder: konsumen yang telah terdaftar di issuer
3. Merchant: penjual barang/jasa/informasi
4. Acquirer: institusi finansial yang menyediakan pelayanan untuk memproses transaksi kartu bank
5. CA: lembaga yang memiliki otoritas untuk mengeluarkan sertifikat digital

Perbandingan Antara Pembayaran Menggunakan E-Payment dengan Pembayaran Secara Konvensional

Jenis Transaksi > Proses Transaksi
1. E-Payment > Menggunakan metode yang kompleks dalam melakukan proses pembayaran dan memiliki sistem keamanan sendiri (lebih aman)
2. Konvensional  > Pengisian formulir pembayaran dilakukan secara manual (keamanan tidak terjamin)

Kelebihan Penggunaan E-Payment

E-Payment penggunaannya e payment memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan seperti:

# Lebih cepat atau nyaman dalam melakukan transaksi pembayaran
# Pilihan produk layanan dapat terus ditingkatkan
# Lebih efektif dan efisien waktu
# Memberikan keamanan dalam bertransaksi

Kerugian Penggunaan E-Payment

Selain memiliki kelebihan, penggunaan e-payment juga di lepas atau memiliki kerugian yang mungkin muncul dalam penggunaannya, Kerugian tersebut diantaranya adalah:

  1. Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan harganya masih relatif lebih mahal.
  2. Masyarakat di Indonesia masih belum/tidak terbiasa melakukan pembayaran elektronik.
  3. Masalah keamanan yang membuat orang takut melakukan transaksi dan munculnya ancaman kejahatan baru.
  4. Kurangnya pengetahuan IT di Indonesia, sehingga tidak semua orang memiliki akses terhadap internet.

Demikian ulasan mengenai Perbedaan E Banking dan E Payment. Semoga anda sekarang jadi lebih faham sebelum menggunkan layanan tersebut. Baca Juga: Apa Itu Rekening Bersama (REKBER), dan Keuntungan Menggunakannya.

Referensi:
  • Pengertian Electronic Commerce.pdf.UNIVERSITAS GUNADARMA
  • Tersedia. http://vellanoortansia.wordpress.com/
  • Tersedia.http://ully0207.wordpress.com/?s=E-PAYMENT+SYSTEM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Apa Itu Paypal ? Serta Kelebihan dan Kekurangan Menggunakannya

Apa Itu Paypal ? Serta Kelebihan dan Kekurangan Menggunakannya

Cara Cek Tagihan Kartu Kredit BNI Dengan Cepat dan Mudah

Cara Cek Tagihan Kartu Kredit BNI Dengan Cepat dan Mudah