Reksadana Online, Begini Cara Melakukan Transaksinya

Dibanding metode konvensional, transaksi reksadana online itu jauh lebih mudah dilakukan. Selain itu masih ada beberapa kelebihan lain yang dimiliki oleh salah satu instrumen investasi paling populer dan disukai oleh masyarakat Indonesia tersebut.

Tentang Reksadana Online

Panduan Dasar Cara Melakukan Transaksi Reksadana Online
reksadana online

Reksadana merupakan produk investasi yang secara garis besar akan mengelola dana milik para investor. Dana tersebut kemudian diinvestasikan lagi dalam bentuk saham, obligasi dan berbagai macam surat berharga lainnya.

Setelah itu hasil keuntungannya dibagikan lagi pada investor sesuai dengan besarnya modal yang disetor. Dalam investasi reksadana, ada beberapa pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Adapun pihak pertama berperan sebagai perusahaan pengelola dana atau manajer investasi. Kemudian pihak kedua merupakan bank kustodian yang bertindak sebagai pengawas kinerja perusahaan dan menyimpan serta mendokumentasikan dana milik investor.

Selain itu masih ada pihak yang jadi agen penjualan reksadana dan yang terakhir adalah para investor atau pemiliki dana.

Untuk masa sekarang, investor dapat membeli reksadana secara online sehingga sering dinamakan sebagai reksadana online meski tidak ada perbedaannya dengan reksadana yang dibeli secara konvensional.

Baca Juga:  7 Pilihan Investasi Menguntungkan Bagi Yang Masih Pemula

Reksadana Secara online dan Cara Bertransaksinya

Cara transaksi atau membeli dan menjual reksadana secara online itu sama dengan transaksi reksadana secara offline.

Sebelum melakukan transaksi, tentu saja investor harus lebih dahulu membuat situs perusahaan yang menyediakan instrumen investasi reksadana online.

Setelah itu tinggal mengisi formulir pendaftaran dan menuliskan beberapa data pribadi seperti nama investor, alamat tempat tinggal, email, nomor telpun, no. KTP dan sebagainya.

Namun sebelumnya harus menyiapkan dokumen-dokumen terpenting misalnya scan KTP, scan buku tabungan dan nomor rekening.

Gunakan untuk keperluan dalam bertransi reksadana online, dokumen tersebut setelah dipersiapkan kemudian bisa dikirim melalui fitur attach file.

Perlu diketahui, ada beberapa perusahaan atau penjual reksadana yang mengharuskan setiap investornya untuk menyertakan NPWP atau Nomor Wajib Pajak.

Namun biasanya aturan ini tidak diberlakukan secara mutlak dan hanya ditujukan pada investor yang sudah bekerja atau memiliki usaha sendiri. Untuk investor yang berstatus mahasiswa, aturan ini tidak berlaku.

Baca Juga:  Tips Investasi yang Cocok Untuk Anak Muda

Langkah Bertransaksi Reksadana Online

Langkah berikutnya saat bertransaksi reksadana online, investor dapat memilih jenis produk reksadana yang diinginkan melalui RDI atau Rekening Dana Investasi.

RDI ini akan didapat setelah proses pendaftaran dilakukan dan mendapat vertifikasi dari perusahaan reksadana. Sebelum melakukan pemilihan ada baiknya mengecek dan memahami satu persatu reksadana yang ditawarkan.

Sehingga pemilihannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan maupun target keuntungan yang ingin didapatkan dari investasi tersebut.

Demikian pula dengan sistem kerja serta nilai return rata-rata per tahun, harus dibaca secermat mungkin. Jika ada hal-hal yang dirasa kurang jelas, dapat bertanya melalui sambungan telpun yang ada atau email dan fasilitas chat langsung.

Apabila pemilik situs reksadana tersebut dapat bekerja secara profesional, pasti semua layanan tersebut akan tersedia dan mendapat respon cepat.

Setelah menentukan pilihan, tinggal melakukan pembayaran atau transfer dana investasi yang besarnya sesuai dengan harga reksadana tersebut atau jumlah unit yang dibeli.

Begitu proses transfer dilakukan dan perusahaan sudah menerima dana tersebut, maka investor akan dikasih laporan histori transaksi. Selanjutnya pihak investor tidak mengecek dana yang telah diinvestasikan setiap waktu.

Pada saat melakukan pengecekan tersebut akan diketahui perkembangan investasi, termasuk profit yang sudah diperoleh.

Kemudian jika mau menjual kembali tinggal melakukan klik di tombol penjualan dan sertakan jumlah unit yang akan dijual. Itulah penjelasan sederhana tentang teknik melakukan transaksi reksadana online di internet.

Baca Juga:  Cara Mudah Memantau ANTAM Harga Emas di Pasaran

Tapi sebelumnya harus dipahami, setiap agen penjualan reksadana biasanya punya prosedur yang sedikit berbeda-beda meski secara garis besar tetap saja. Jadi tidak perlu khawatir untuk berinvestasi. Asal dilakukan dengan hati-hati, pasti tidak akan timbul kesalahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *