in

Resiko Investasi Saham Yang Harus Anda Ketahui dan Cara Mengatasinya

Resiko Investasi Saham dan Cara Mengatasinya, Investasi saham merupakan salah satu jenis investasi yang paling banyak di pilih oleh masyarakat dunia. Hal ini dikarenakan banyak tokoh – tokoh dunia yang telah terbukti bisa mendapatkan banyak keuntungan dari hasil berinvestasi saham. Salah satunya adalah Warren Buffet yang kini telah di kenal sebagai Investor tersukses di dunia dan pemegang saham terbesar di Berkshire Hathaway.

Berinvestasi saham memang dapat mendatangkan banyak keuntungan khususnya pada jangka panjang. Tanpa modal yang besar sekali pun, anda masih bisa mendapatkan Passive Income dalam jumlah yang tidak terlalu besar namun dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain itu, investasi saham menjadi salah satu investasi yang paling praktis dan tidak membutuhkan banyak tenaga jika di bandingkan dengan invesasi reksadana atau Forex.

Resiko Investasi Saham dan Cara Mengatasinya

Resiko Investasi Saham dan Cara Mengatasinya
Resiko Investasi Saham via https://www.ways2wealth.com/

Setiap jenis investasi pastinya memiliki resiko, tidak terkecuali dengan investasi saham. Jika tidak menggunakan rencana dan strategi yang tepat, investasi saham juga dapat mendatangkan resiko yang bisa menyebabkan banyak kerugian baik materi maupun waktu. Oleh karena itu, sebelum anda memulai investasi saham, sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu beberapa resiko yang bisa di alami ketika berinvestasi saham.

– Capital Loss

Capital loss merupakan kebalikan dari Capital Gain dimana harga jual dari saham yang anda miliki lebiih kecil daripada harga ketika anda membelinya. Salah satu contohnya adalah ketika anda membeli sahal sebuah perusahaan dengan harga Rp.1000, namun beberapa tahun kemudian anda menjualnya kembali dengan harga Rp.800. Maka anda mengalami Capital Loss sebesar Rp.200,-

– Delisiting Saham

Delisiting saham adalah kondisi ketika saham suatu perusahaan yang anda miliki di hapuskan dari pencatatan bursa efek. Umumnya, hal ini terjadi akibat dari kinerja perusahaan yang terlalu buruk seperti mengalami kerugian dalam beberapa tahun terkahir, tidak pernah di perdagangkan dalam jangka waktu tertentu, dan lain – lain.

– Likuidasi

Likuidasi adalah pembubaran perusahaan oleh likuidator dan pemberesan dengan cara melakukan penjualan harta perusahaan. Ketika likuidator telah memutuskan bahwa suatu perusahaan mengalami kebangkrutan, maka salah satu orang yang di rugikan adalah pemegang sahamnya. Sesuai dengan peraturan saham dari bursa efek. Hak klaim dari pemegang saham baru bisa di priotaskan setelah semua kewajiban perusahaan telah di lunasi.

Baik investasi saham dalam jangka panjang, maupun trading saham dalam yang hanya membutuhkan waktu singkat pastinya tetap memiliki resiko masing – masing. Bahkan seorang Warren Buffet sekali pun pernah mengalami masa – masa sulit dimana ia mengalamikerugian.

Baca Juga: Resiko Investasi Reksadana Yang Umum Dialami Investor

Cara Mencegah Resiko Investasi Saham

Resiko Investasi Saham dan Cara Mengatasinya

Jika anda masih baru dalam dunia investasi saham ini, pastinya anda akan merasa khawatir akan mengalami resiko – resiko berinvestasi saham seperti yang telah di tuliskan di atas. Namun, seiring bertambahnya pengalaman dan jam terbang, semua resiko itu. Tidak akan banyak mempengaruhi pendapatan yang anda hasilkan dari investasi saham. Selain itu, resiko – resiko dari investasi saham sebenarnya dapat di cegah dengan menggunakan beberapa cara berikut ini.

1. Pilih Perusahaan Yang Tepat

Cara mengurangi resiko investasi saham yang pertama adalah dengan memilih perusahaan yang tepat. Bacalah profil perusahaan dan kinerja perusahaan tersebut dengan teliti. Jangan sampai anda mengalami kerugian akibat dari salah membeli saham pada perusahaan dengan kinerja yang buruk dan beresiko terkena likuidasi.

2. Diversifikasi Investasi

Investasi saham mungkin menjadi salah satu investasi yang paling mudah untuk di lakukan. Dengan keuntungan dan pendapatan yang cukup besar, anda hanya perlu mengeluarkan modal dan melihat pergerakan pasar saham dunia. Namun, jika anda hanya mengandalkan satu jenis investasi saja, maka anda akan menanggung kerugian yang cukup besar ketika pasar sedang melemah. Oleh karena itu, cobalah untuk membagi modal yang anda miliki kedalam beberapa jenis investasi. Sehingga jumlah kerugian yang anda tanggung tidak terlalu besar dari setiap investasinya.

3. Panjangkan Masa Tenornya

Investasi saham merupakan jenis investasi yang cukup beresiko. Sehingga akan sangat bijak jika anda membuatnya menjadi investasi jangka panjang. Jika di lihat dalam jangka pendek, harga dari saham akan sangat fluktuatif dan naik turun. Namun, jika di lihat dalam jangka waktu yang lama, pergerakan harga saham mengikuti pergerakan ekonomi sebuah Negara yang juga terus meningkat.

4. Jangan Gunakan Uang Panas

Karena investasi saham ini merupakan investasi jangka panjang. Maka sebaiknya anda jangan menggunakan uang panas yang di butuhkan dalam jangka pendek. Seperti contohnya uang untuk cicilan KPR, atau uang untuk membayar sekolah. Meskipun anda bisa mendapatkan keuntungan yang cukup besar dari investasi saham, namun semua itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Baca : Mengenal Investasi Saham Reksadana Khusus Pemula

Written by Zonkeu

Suka mencoba hal baru penuh tantangan yang memaksa otak untuk selalu berfikir keras

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0

Comments

0 comments

zonkeu-Pilih Mana, Investasi Saham atau Reksa Dana

Investasi Saham atau Reksa Dana, Pilih Mana?

zonkeu-Tips Agar Tetap Tenang Saat Menghadapi Pasar Saham Bearish

Tips Agar Tetap Tenang Saat Menghadapi Pasar Saham Bearish