Sumber Pemasukan Kas Negara Indonesia Apa Saja ? Yuk Cari Tahu!

Sumber Pemasukan Kas Negara Indonesia – Setiap negara pasti memiliki pemasukan sebagai kas negara untuk membiayai segala kebutuhan untuk kelangsungan pembangunan negara tersebut. Seperti negara lainnya, negara Indonesia juga memiliki sumber – sumber pemasukan kas negara.

Ada beragam sumber sebagai pemasukan kas negara yang berlaku di Indonesia. Salah satu sumber pendapatan kas negara Indonesia yaitu berasal dari pajak. Pajak yang berlaku di Indonesia juga beragam jenis dan perhitungannya.

Sumber Pemasukan Kas Negara

Sumber Pemasukan Kas Negara Indonesia Apa Saja ? Yuk Cari Tahu!

Pajak merupakan sumber pendapatan yang pertama dan utama untuk pemasukan kas negara. Sumber penerimaan pajak di Indonesia ini digolongkan menjadi beberapa golongan berdasarkan jenis wajib pajak. Pada artikel ini akan dibahas terkait sumber pemasukan kas negara Indonesia berupa pajak.

Sebagai wajib pajak tentunya anda memahami jenis – jenis pajak sebagai sumber penerimaan kas negara. Sumber penerimaan pajak yang diberlakukan di Indonesia berasal dari wajib pajak baik perorangan maupun badan usaha. Salah satu pajak perseorangan yaitu pajak penghasilan (PPh).

Pajak penghasilan ini dikenakan kepada orang yang telah bekerja baik secara permanen atau tetap maupun freelance atau honorer. Jika anda sebagai karyawan atau pegawai tetap maka anda akan dikenakan pajak penghasilan sesuai undang – undang perpajakan pasal 21.

Sedangkan jika anda masih freelance atau honorer maka anda perlu dihitung berapa pendapatan anda pertahunnya. Jika jumlah pendapatan anda pertahunnya mencapai minimal Rp. 50 juta pertahun maka anda dipastikan terkena pajak penghasilan sesuai tarif pajak yang berlaku.

Selain pajak perorangan, ada pajak badan usaha yang memiliki perhitungan pajak yang berbeda dengan pajak perorangan. Hal ini terkait pada tarif pajak yang diberlakukan di badan usaha berbeda dengan pajak perorangan.

Selain pajak penghailan (PPh), ada pula pajak pertambahan nilai (PPn). Pajak pertambahan nilai ini diberlakukan kepada barang atau produk yang beredar di masyarakat. Jika anda menerima hadiah dari perlombaan atau sejenisnya maka anda akan diwajibkan membayar pajak.

Baca Juga:  Mengenal Jenis - Jenis Pajak yang Berlaku di Indonesia

Beberapa kondisi yang harus mewajibkan anda membayar pajak

Pajak tersebut yang dikenal sebagai pajak pertambahan nilai. Berikut ini beberapa kondisi yang harus mewajibkan anda membayar pajak, antara lain:

a. Memenangkan perlombaan seperti kuis di televisi
b. Membeli makanan di restoran
c. Membeli produk atau barang di pusat perbelanjaan
d. Menonton film di bioskop
e. Menginap di hotel

Sumber pendapatan pajak lainnya yang berlaku di Indonesia yaitu pajak bumi dan bangunan (PBB). Pajak ini diberlakukan untuk lahan atau tanah beserta bangunannya. Ada beragam jenis objek dari pajak bumi dan bangunan ini.

Jenis objek pajak bumi dan bangunan (PBB)

Ingin Mendirikan Bangunan?, Pahami Dulu Apa Itu Pajak Bumi dan Bangunan/PBB!

Berikut ini beberapa jenis objek pajak bumi dan bangunan yang telah ditentukan oleh undang – undang perpajakan, antara lain:

a. Tanah
b. Sawah
c. Ladang
d. Rumah
e. Tambak
f. Hotel
g. Vila
h. Restoran

Jika anda memiliki objek pajak tersebut maka sudah dipastikan anda menjadi wajib pajak untuk membayar pajak bumi dan bangunan (PBB). Untuk tarif pajak bumi seperti tanah, sawah, ladang, tambak berbeda dengan objek bangunan seperti rumah, vila dan sejenisnya.

Sumber pendapatan pajak ini menjadi skala prioritas negara karena memiliki jumlah wajib pajak yang besar setelah pajak penghasilan (PPh). Pajak bumi dan bangunan ini dibayarkan selama setahun sekali berbeda dengan pajak penghasilan yang dibayarkan per bulan.

Sumber pendapatan pajak lainnya di Indonesia yaitu pajak atas penjualan barang mewah (PPnBM). Pajak ini diberlakukan ketika anda menjual barang mewah anda. Untuk tarif pajak telah ditentukan pada undang – undang perpajakan.

Baca Juga:  Ini Dia Manfaat Pajak Bea Cukai Bagi Masyarakat dan Negara

Barang yang tergolong barang mewah

Pajak Penjualan Barang Mewah? Begini Cara Perhitungan dan Penerapannya

Ada beragam jenis barang yang tergolong ke dalam barang mewah. Berikut ini beberapa barang yang tergolong kedalam barang mewah, antara lain:

a. Kendaraan bermotor seperti sepeda motor, mobil, bis, pesawat, helicopter dan sebagaianya
b. Kendaaraan tidak bermotor sepert emas, berlian, surat berharga dan sejenisnya
Bagi anda yang memiliki barang – barang tersebut maka anda berkewajiban membayar pajak ketika anda menjual barang tersebut.

Pajak atas penjualan barang mewah (PPnBM) sepenuhnya akan masuk kedalam kas negara. Selain digolongkan berdasarkan jenis wajib pajak atau objek pajak, pajak juga dibedakan berdasarkan tempat atau area pajak. Berdasarkan hal tersebut, pajak dibedakan menjadi dua yaitu pajak pusat dan pajak daerah.

Pajak pusat merupakan pajak yang dipungut dan dikelola oleh pemerintah pusat. Pajak pusat ini dikelola oleh kementrian keuangan lebih tepatnya bagian direktorat jenderal pajak.

Pajak pusat ini contohnya yaitu pajak penghasilan (PPh), pajak pertambahan nilai (PPn), pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak penjualan barang mewah (PPnBM) dan sejenisnya. Selain pajak pusat, juga ada pajak daerah.

Pajak daerah merupakan pajak yang dipungut dan dikelola oleh pemerintah daerah, dalam hal ini adalah dinas pendapatan daerah. Pajak daerah ini dipungut dan dikelola oleh pemerintah daerah baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kota/kabupaten.

Baca Juga:  Apa Saja Jenis Wajib Pajak Terkait Pajak Penghasilan? Yuk Cari Tahu!

Jenis – jenis pajak daerah

Pelajari Terlebih Dahulu Komponen Penyusun Pajak! Sebelum Anda Membayarnya

 

Ada beragam jenis pajak daerah yang membantu keberlangsungan pembangunan daerah. Berikut ini beberapa jenis pajak daerah, antara lain:

a. Pajak hiburan

Salah satu jenis pajak daerah yang menyumbangkan dana besar untuk kas daerah yaitu pajak hiburan. Hampir setiap kota atau kabupaten memiliki tempat hiburan baik objek wisata alam maupun tempat hiburan malam. Tempat hiburan ini dikenakan pajak sesuai dengan tarif yang berlaku di undang – undang perpajakan.

b. Pajak hotel

Pajak hotel ini juga menjadi sumber pendapatan daerah yang membantu tugas pemerintah pusat dalam menjalankan program pemerintah pusat yaitu pembangunan nasional. Pajak hotel ini tarifnya ditentukan berdasarkan kelas hotel tersebut. Ada beberapa jenis kelas hotel seperti hotel bintang 1, hotel bintang 2, hotel bintang 3, hotel bintang 4 dan hotel bintang 5.

c. Pajak restoran

Pajak restoran ini menjadi sumber pendapatan daerah sekaligus pemasukan kas negara. Meskipun secara umum, digunakan untuk pembangunan daerah namun pembangunan daerah merupakan bagian dari program pemerintah pusat.

Pajak restoran ini membuat makanan yang dijual dengan harga yang lebih mahal dari tempat makan yang sederhana meskipun menu makanannya sama. Pajak restoran ini dikenakan karena pengunjung restoran tersebut merupakan kalangan masyarakat menengah keatas.

Bea Cukai

Mengenal Jenis – Jenis Pajak Bea Cukai dan Fungsinya

Selain pajak daerah dan pusat, jenis pajak satu lagi yang memberikan sumbangsih dana yang besar kepada kas negara yaitu bea cukai. Pajak ini terbagi menjadi tiga yaitu bea masuk, bea keluar dan cukai.

Bea masuk merupakan pajak yang diberikan ketika anda menerima atau membeli barang dari luar negeri. Bea masuk ini dikenal sebagai pajak import. Untuk bea keluar merupakan pajak yang diberikan kepada negara akibat mengirim barang keluar negeri.

Bea keluar ini dikenal juga sebagai pajak eksport. Sedangkan untuk cukai dikenakan terhadap barang – barang tertentu, contohnya cukai tembakau atau cukai rokok.

Baca Juga:  Mengenal Jenis – Jenis Pajak Bea Cukai dan Fungsinya

Demikianlah penjelasan terkait sumber – sumber pemasukan kas negara. Bagi anda yang berstatus wajib pajak maka sebaiknya anda tepat waktu dalam membayar pajak, karena pajak menjadi kas negara yang digunakan untuk pembangunan nasional.

Adanya pajak maka akan membantu kepentingan masyarakat seperti jaminan kesehatan, jaminan pendidikan dan sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mengenal Jenis – Jenis Pajak Bea Cukai dan Fungsinya

Mengenal Jenis – Jenis Pajak Bea Cukai dan Fungsinya

Call Center Bank Mandiri Layanan 24 Jam

Call Center Bank Mandiri Layanan 24 Jam Yang Bisa Anda Hubungi