Kirim ArtikelMenyalurkan Hobi Sekaligus Mendapatkan Penghasilan

Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Untuk Usaha Baru

Melakukan perencanaan keuangan memang harus dilakukan, apalagi jika anda memiliki sebuah usaha baru yang wajib dikendalikan semua transaksinya. Keuangan sangat rentan dimanipulasi, karena itulah diperlukan sebuah perencanaan agar keuangan tersebut tetap stabil.

Bagi anda yang memiliki usaha baru dan ingin melakukan perencanaan keuangan usaha baru bisa mengikuti beberapa tips yang akan kami berikan.

Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Usaha Baru

Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Untuk Usaha Baru

Penasaran dengan tips apa saja yang harus anda lakukan untuk melakukan perencanaan keuangan untuk usaha baru? Yuk simak penjelasan nya lebih lanjut berikut ini:

1. Rencanakan Keuangan Untuk Modal

Anda harus memiliki budgeting untuk modal, jangan mencampurkan antara modal dengan uang pribadi agar uang anda tidak tersangkut pada modal usaha baru anda.

Jadi sebaiknya anda patok modal dengan harga pas, misalnya modal utama 10 jt, maka cukup gunakan uang dari modal tersebut.

Meskipun anda adalah pemiliknya, anda tidak bisa menggunakan uang pribadi anda masuk ke dalam modal karena bisa membuat keuangan anda tidak stabil. Karena itulah anda coba untuk merencanakan keuangan anda tersebut dengan uang modal saja.

2. Rencanakan Keuangan Untuk Operasional

Uang perusahaan selain digunakan untuk membeli bahan baku juga digunakan untuk operasional seperti membayar karyawan. Meskipun anda sendiri yang merupakan karyawan, anda perlu menghitung upah anda agar laba tersebut tidak bercampur dengan biaya produksi.

Antara gaji karyawan dengan laba sangatlah beda, karena itulah anda perlu melakukan perencanaan keuangan dengan baik. Jangan menggunakan tenaga anda dengan gratis karena bisa membuat anda salah perhitungan nantinya.

Baca Juga: 6 Trik Jitu Bagaimana Mengelola Hutang Untuk Usaha

3. Perencanaan Tambahan Modal

Jika anda ingin menambahkan modal, anda perlu menambahkan nya dan mencatatnya dengan benar karena semua uang bisnis tidak boleh bercampur dengan uang lain agar tidak acak-acakan.

Jadi sebaiknya anda harus merencanakan tambahan modal berapa? Dan catat semua tambahan modal tersebut dengan baik.

4. Jangan Mengambil Uang Tanpa Mencatat

Meskipun bisnis tersebut adalah milik anda sendiri, anda tidak boleh mengambil uang sembarangan meskipun hanya sedikit. Itu akan menjadi masalah jika ternyata anda terlalu sering mengambil uang meskipun dalam jumlah kecil.

Apalagi jika usaha anda masih terbilang kecil, maka uang sekecil apapun itu akan terasa memberatkan untuk usaha anda sendiri. Jadi catat jika memang anda menggunakan uang bisnis untuk urusan pribadi, karena itu termasuk hutang pada perusahaan anda sendiri.

Baca Juga: Tujuan dan Fungsi Manajemen Keuangan Untuk Aktivitas Perusahaan

5. Bayar Meskipun Anda atau Keluarga yang Pakai Jasa

Meskipun anda sendiri maupun keluarga yang memakai jasa, sebaiknya anda tetap membayar karena itu semua adalah pendapatan dan mengeluarkan modal. Karena itulah anda perlu membayarnya agar keuangan tersebut tidak menjadi rumit untuk perusahaan anda sendiri.

Meskipun terlihat pelit, tetapi itulah ilmu akutansi yang perlu anda praktikkan pada usaha anda agar tidak terjadi gulung tikar. Banyak usaha kecil yang gulung tikar karena tidak terlalu menghitung pengeluaran dan pendapatan perusahaan secara detail.

Itulah beberapa tips melakukan perencanaan keuangan untuk usaha baru yang perlu anda lakukan, karena itulah anda perlu mencatat semua pengeluaran dan pendapatan secara detail.

Jika anda terlalu mudah mengeluarkan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi maupun sebaliknya, maka perusahaan anda akan sangat sulit untuk berkembang.

Meksipun usaha anda masih baru dan kecil, anda perlu memperhitungkan semuanya dan menganggap bahwa uang perusahaan bukanlah milik anda.

Dengan begitu anda akan bersikap adil kepada hak anda dan kewajiban anda sebagai pemilik sebuah perusahaan baru, terima kasih.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *