Kirim ArtikelMenyalurkan Hobi Sekaligus Mendapatkan Penghasilan

Tips Mengatur Keuangan Karyawan Yang Gaji Pas-pasan

Tips mengatur keuangan untuk karyawan tidak beda jauh dengan cara mengatur keuangan pada umumnya. Yang perlu diperhatikan adalah pengeluaran harus disesuaikan dengan pendapatan yang dihasilkan. Dengan begitu pasti akan menciptakan kondisi keuangan yang baik.

Banyak orang menganggap remeh mengenai pola mengatur keuangan pribadi sehari-hari. Sehingga tidak sedikit karyawan yang harus gali lubang tutup lubang untuk memenuhi kebutuhannya. Kebiasaan buruk seperti berfoya-foya di awal bulan dan membudayakan hutang di akhir bulan adalah contoh pengelolaan keuangan yang buruk.

Untuk itu diperlukan kesadaran dan kemauan untuk mengubah diri serta mengubah kebiasaan yang selalu dilakukan tersebut. Siapa lagi yang bisa merubah kalau bukan diri anda sendiri? Berpikirlah jauh ke depan untuk masa depan agar diri anda lebih bijak dalam menggunakan uang.

Tips Mengatur Keuangan Karyawan Dengan Gaji Pas-pasan

Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai tips mengatur Gaji untuk karyawan. Yuk kita simak bersama-sama, penjelasannya sebagai berikut :

1. Anggarkan 30 Persen Dari Pendapatan Untuk Aktivitas Investasi

Besarnya pendapatan yang anda hasilkan, akan jauh lebih bermanfaat bagi masa depan anda jika disisihkan untuk keperluan investasi. Apalagi jika anda masih berstatus lajang. Rugi kalau tidak memulai investasi sedini mungkin. Baca juga : Tips Mengelola Keuangan Yang Baik Demi Masa Depan Cerah.

Idealnya besaran pendapatan yang wajib anda sisihkan untuk investasi ialah 30 persen dari pendapatan. Investasi yang cocok seperti halnya rumah, tanah, emas dan lai sebagainya. Alokasikan dana tersebut pada barang yang tidak mengalami penyusutan layaknya kendaraan bermotor.

Nah jika anda memutuskan untuk berinvestasi rumah yang kini sedang popular, maka anda perlu mengumpulkan uang tersebut untuk alokasi pembayaran uang muka terlebih dahulu. Selanjutnya bias anda manfaatkan untuk membayar cicilan setiap bulannya. Jadi uang anda tersebut akan jauh lebih bermanfaat.

2. Agar Lebih Hemat Pengeluaran Sebaiknya Membawa Bekal Ke Kantor

Banyak pekerja kantoran yang berkeluh kesah mengenai harga makanan di daerah Jakarta yang relative mahal. Hal ini tentunya akan mempengaruhi kondisi keuangan yang ada.

Jika anda salah satu pekerja di daerah yang taraf hidupnya cukup tinggi dan tidak ada fasilitas makan dari perusahaan tempat anda bekerja, maka anda disarankan untuk membawa bekal makanan dari rumah saja.

Tentunya anda tidak mau bukan, jika sebagian besar pendapatan anda hanya diperuntukkan dalam memenuhi kebutuhan makan saja. Nah untuk itu anda harus lebih cermat menghadapi permasalahan seperti itu. Jangan mengikuti  atau pun terbawa arus dengan gaya hidup kawan-kawan anda yang glamor.

Bisa dipastikan apabila anda tidak peka dan cuek terhadap kondisi semacam itu, sampai tua pun kehidupan anda tidak akan ada perubahan terhadap kesejahteraan. Paling hanya jalan ditempat dan tidak ada perkembangan.

Jadi solusi yang bisa saya berikan adalah meminimalisir pengeluaran yang sebenarnya bisa ditangani dengan sangat mudah yakni dengan membawa bekal dari rumah.

Bukan berarti dengan membawa bekal setiap hari, anda dilarang membeli makan siang saat sedang di kantor. Jadikanlah kebutuhan membeli makan siang di kantor hanya sebagai selingan, bukan kebutuhan utama.

Seringkali ditemukan kasus, berawal dari membawa bekal makan siang, pada akhirnya malah menjadi peluang bisnis yang cukup menjajikan. Siapa tau saat anda sedang makan bekal anda tersebut, kemudian teman anda kepingin dan ikut mencicipi.

Setelah mencicipi, ternyata teman anda tersebut merasa cocok dengan masakan anda. Selanjutnya mereka minta dimasakin sekalian setiap hari. Berarti peluang bisnis dong buat anda, sehingga menciptakan penghasilan tambahan yang bisa membantu dalam memperbaiki kondisi keuangan anda.

3. Mencatat Semua Pengeluaran Yang Ada Dan Selanjutnya Melakukan Evaluasi

Ibarat sebuah perusahaan, kesuksesan suatu perusahaan juga ditentukan oleh kondisi pengelolaan pembukuan yang baik. Jadi anda bisa menirunya dalam hal mengelola keuangan pribadi. Buatlah pembukuan mengenai semua rincian pengeluaran anda sehari-hari.

Setiap bulannya anda bisa membuat laporan khusus agar lebih mudah dalam mempelajarinya. Setelah laporan rapi, mulailah untuk melakukan evaluasi apakah pengeluaran anda sudah sesuai dengan yang anda inginkan atau justru malah melebihi estimasi anda.

Dengan adanya evaluasi, maka akan berpeluang besar memperbaiki pada bulan berikutnya apabila pengeluaran memang tidak sesuai dan melebihi estimasi yang sudah anda tetapkan.

Proses evaluasi ini yang nantinya akan menjadi cambuk bagi anda, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, sehingga kondisi keuangan akan terus membaik dan juga berkembang.

Dan pada akhirnya, diharapkan anda bisa mendapatkan pengalaman baru dalam hal pengelolaan keuangan, dan menjadikannya sebagai pelajaran yang berharga untuk masa depan yang lebih baik.

Dapat diambil kesimpulan bahwa artikel di atas mengenai tips mengatur keuangan untuk karyawan yang sudah diulas secara detail dan dikemas dengan menarik, diharapakan bisa membantu memudahkan anda dalam mempelajari serta memahami lebih dalam lagi.

Sehingga nantinya bisa anda jadikan sebagai bahan referensi untuk menambah wawasan baru bagi anda. Sampai disini dulu ya artikel kali ini yang membahas mengenai tips mengatur keuangan untuk karyawan. Semoga bermanfaat bagi anda dan terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel saya ini.

3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *