Tulis ArtikelMulai Menulis & Share Artikel Terbaikmu Disini Sekarang !

Pilih Mana Trading Saham atau Investasi Saham ?

Trading Saham atau Investasi Saham – Saham merupakan salah satu jenis investasi yang paling banyak di pilih. Hal ini dikarenakan saham sangat mudah untuk di uangkan kembali meskipun dengan harga yang relative naik turun. Selain itu, investasi saham sangat mudah untuk di mengerti. Sehingga mulai dari orang tua hingga anak muda bisa mengerti cara kerja dari investasi saham.

Telah banyak tokoh dunia yang terbukti semakin sukses akibat dari berinvestasi saham. Salah satunya adalah Warren Buffet yang menjadi investor terbesar nomor 1 di dunia. Selain itu, Jeff Bezos, CEO dari Amazon, juga telah menjadi orang terkaya di dunia nomo 1 akibat dari melonjaknya saham dari perusahaan yang ia miliki.

Dengan banyaknya keuntungan yang bisa anda dapatkan dari investasi saham, tidak ada salahnya bukan jika anda mulai berinvestasi. Namun, sebelum memulainya, sebaiknya anda ketahui terlebih dahulu jenis – jenis investasi saham.

Trading Saham atau Investasi Saham

Pilih Mana Trading Saham atau Investasi Saham ?

Dalam dunia saham, terdapat dua cara investasi yaitu Trading saham dan Investasi saham biasa. Meskipun sama – sama dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar dari hasil penjualan saham, namun kedua cara ini memiliki beberapa perbedaan di dalamnya. Diantaranya :
– Pelaku
– Jangka waktu
– Besar Keuntungan
– Resiko

Singkatnya, Investasi saham adalah jenis investasi dengan cara membeli saham dari suatu perusahaan dan menyimpannya selama beberapa tahun. Ketika harga dari saham yang kita miliki mulai meninggi dan melebihi harga ketika membelinya, maka kita menjualnya. Semisal kita membeli saham dengan harga Rp.1000 dan menjualnya dengan harga Rp.2000, maka kita sudah mendapatkan keuntungan sebesar Rp.1000,-.

Sedangkan Trading saham adalah jenis investasi yang lebih mirip seperti Reseller dari saham. Dengan memanfaatkan harga saham yang sangat fluktuatif, anda bisa membeli saham sebuah perusahaan dengan harga murah dan menjualnya dengan harga yang lebih mahal hanya dalam waktu beberapa hari. Itulah bagaimana para trader saham bisa mendapatkan keuntungan.

Keduanya memang bisa mendatangkan keuntungan kepada sang investor ata trader. Namun, investasi saham memakan waktu yang jauh lebih lama daripada trading saham. Jika seorang trader bisa mendapatkan keuntungan dalam waktu beberapa hari, seorang investor perlu menunggu selama bertahun – tahun sebelum ia bisa mencicipi hasil dari investasinya.

Karakteristik Investasi Saham dan Trading Saham

Pilih Mana Trading Saham atau Investasi Saham ?

Bagi mereka yang baru mulai mempelajari dunia saham, pastinya akan di hadapkan dengan pilihan untuk menjadi seorang trader saham atau seorang investor saham. Agar tidak bingung, sebaiknya anda memilih jenis investasi yang karakteristiknya cocok dengan karakteristik dalam diri anda. Hal ini juga dapat di lakukan agar anda tidak merasa bosan selama berinvestasi. Nah berikut ini adalah karakteristik dari Investasi saham dan trading saham.

1. Investasi Saham

– Invetasi Saham memiliki prinsip Buy and Hold, dimana anda perlu menunggu selama beberapa tahun untuk bisa merasakan hasil dari modal yang anda keluarkan.
– Investasi saham memerlukan strategi jangka panjang dimana anda perlu mengetahui analisa fundamental dari perusahaan yang ingin anda beli sahamnya.
– Seorang investor saham, akan mendapatkan diveden atau pembagian dari hasil yang di dapatkan oleh perusahaan selama beberapa tahun.
– Seorang investor saham memiliki resiko perusahaanya terkena likuidasi. Sehingga semua modal yang ia keluarkan untuk membeli saham dari perusahaan tersebut akan hilang.
– Hasil yang di dapatkan seorang investor saham setelah beberapa tahun terbilang cukup besar dan sesuai dengan modal dan waktu yang telah ia keluarkan.

Baca Juga: Mengenal Investasi Saham Reksadana Khusus Pemula

2. Trading Saham

– Trading Saham memiliki Prinsip Buy and Sell, dimana anda bisa langsung menjual saham yang anda miliki ketika harga jualnya mulai bertambah setelah menunggu beberapa hari.
– Seorang trader saham tidak perlu menganalisa perusahaan yang sahamnya akan ia beli. Cukup dengan memilih saham perusahaan – perusahaan yang harga jualnya berpotensi akan meningkat di kemudian hari.
– Trading saham membuthkan tenaga yang cukup banyak meskipun anda akan langsung merasakan hasil dari penjualannya.
– Trader saham hanya perlu memfokuskan pada harga saham yang akan ia beli tanpa perlu memikirkan kesehatan dan analisa fundamental dari perusahaan tersebut.
– Karena harga di pasar saham sangat fluktuatif, seorang trader saham beresiko akan merugi ketika kehilangan kesempatan pada saat ingin menjual kembal saham yang ia miliki.

Baca Juga: Perbedaan Trading Forex dan Trading Saham Yang Harus Anda tahu

Setelah anda mengetahui penjelasan diatas sekarang bisa menentukan mana investasi yang cocok, Trading Saham atau Investasi Saham. Semoga penjelasan diatas bermanfaat untuk anda yang sedang mencari perbedaan apa itu tranding saham dan investasi saham.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *